Bengkulu - Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Zainal, menekankan langkah-langkah antisipasi yang telah diambil untuk menghadapi momen bulan Ramadhan 1445 Hijriah yang akan segera tiba.
Bengkulu, seperti daerah lainnya, menghadapi tantangan potensial terkait kenaikan harga sembako yang umumnya terjadi menjelang hari besar keagamaan.
Zainal menyatakan bahwa langkah-langkah antisipasi telah menjadi fokus utama dalam mengatasi potensi lonjakan harga sembako. Ia menyoroti pentingnya kerjasama erat antara pemerintah, produsen, pedagang, dan konsumen untuk menjaga stabilitas harga.
"Kami sedang melakukan berbagai koordinasi untuk memastikan pasokan dan distribusi sembako tetap lancar dan harga tetap terjangkau bagi masyarakat," ungkap Zainal.

Dalam menyadari dampak sosial ekonomi yang mungkin terjadi, terutama pada lapisan masyarakat ekonomi menengah ke bawah, politisi PKB ini menegaskan kesiapannya dalam mengawal kebijakan pemerintah setempat.
"Kami berkomitmen untuk memastikan kebijakan yang adil dan berpihak kepada masyarakat dalam mengatasi potensi kenaikan harga sembako di momen puasa," tegasnya.
Sementara itu, para pemangku kepentingan diimbau untuk ikut serta dalam memastikan stabilitas harga sembako menjelang bulan puasa demi menjaga daya beli masyarakat Bengkulu.
"Diharapkan dapat menjadi benteng utama dalam menjaga stabilitas harga sembako di tengah momen yang dijaklankan oleh umat muslim," pungkas Zainal. (Adv)









