Driver TBS Tuntut Manager PT MSS di Pecat

Create: Tue, 16/07/2024 - 16:05
Author: Redaksi

 

SELUMA, eWarta.co-- Pasca terjadinya insiden kecelakaan kerja yang dialami dua karyawan PT Mutiara Sawit Seluma (PT MSS) yang mejebabakan salah satu karyawan meninggal dunia akibat tertimpa bak kendaraan angkut kelapa sawit.

Atas insiden tersebut, puluhan Driver truk angkut Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit inginkan Malem P Sembiring diberhentikan dari Jabatan manajer . Hal tersebut mengingat aturan yang dia buat selama ini terkesan memaksakan kehendak dirinya, yang menginginkan karyawan bekerja dengan lembur tanpa alat penerbangan yang memadai serta tanpa adanya Alat Pelindung Diri (APD).

"Kami inginkan Malem P Sembiring diberhentikan dari Jabatan, karyawan di suruh kerja sampai malam. Sebelumnya ada karyawan yang menolak untuk kerja sampai malam tetapi tidak lama setelah itu teman saya diberhentikan dari kerjaannya, "Sampai Maryono salah satu driver truk angkut TBS Selasa (16/7/2024).

Diketahui sebelumnya bahwa korban, Melson Sependi, warga Desa Napalan, Kecamatan Talo Kecil yang merupakan pekerja PT. MSS meninggal dunia akibat kecelakaan kerja pada sabtu malam tanggal 23 Juli 2024.

Umar (40), Warga Talang Sali teman korban mengatakan, kecelakaan kerja ini bermula saat korban bersama rekannya sedang melansir tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di kebun milik PT MSS sekira pukul pukul 18.50 WIB.

Umar bersama korban bermaksud akan mengantar TBS kelapa sawit yang sudah di muat di mobil truk jonder ke tempat penampungan TBS perusahaan.

Naas saat tiba di jalan menurun dengan kondisi jalan yang licin, tiba-tiba bak Jonder yang bermuatan penuh TBS oleng dan akhirnya terbalik.

"Jonder terbalik korban tertimpa jonder sedangkan saya terlempar jauh," kata Umar. (Rns)