Fixpoll: Agusrin Menang Pilgub Bengkulu dengan Suara di Atas 13%

Direktur Eksekutif Fixpool Media Polling, Muhammad Anas
Create: Mon, 07/12/2020 - 14:00
Author: Alwin Feraro

 

BENGKULU,eWARTA.co -- Direktur Eksekutif Fixpool Media Polling, Muhammad Anas mengungkapkan survei terakhir yang mengunggulkan Agusrin Imron tidak akan jauh berubah karena peristiwa-peristiwa politik di detik-detik terakhir.

“Pengaruh strong voters, yaitu pemilih yang tidak mungkin berubah dengan alasan apapun. Masing-masing Paslon mengalami kenaikan, Agusrin Imron sebesar 35,9%, Rohidin Rosjonsyah 22,3% dan Helmi Muslihan 11,2%. Di sini terlihat Agusrin Imron Menang di atas 13%,” jelas Anas saat diserbu wartawan di Kota Bengkulu, Senin (7/12/20).

Selanjutnya menurut Anas, money politik hanya bisa merubah maksimal 3% suara, sedangkan selisih survey terakhir di atas 10%. Dan kebanyakan penerima money politik, mereka hanya menerima tetapi tidak memilih, ada juga yang tidak mau menerima money politik, hanya sedikit yang menerima money politik dan memilih.

Baca Juga  Bawaslu Provinsi akan Teruskan Dugaan Pelanggaran oleh Terduga Oknum Lurah
“Kegiatan money politik tidak bisa merubah hasil akhir Pilgub,” jelasnya.

Anas menambahkan, kekuatan figur dan kinerja apakah ada terobosan besar yang dirasakan masyarakat saat Paslon menjabat juga berpengaruh, kebetulan ketiga kandidat pernah menjabat.

“Kita tahu Pak Helmi menjabat Walikota, Pak Rohidin Gubernur Bengkulu dan Pak Agusrin pernah jadi Gubernur. Masyarakat akan melihat siapa diantara ketiganya yang mempunyai terobosan besar ketika memimpin,” jelasnya.

Anas menjelaskan, penampilan debat juga berpengaruh pada elektabilitas Paslon, bagaimana Paslon menguasai panggung, bagaimana performance meyakinkan publik dengan ulasan dan bahasa yang mudah dipahami masyarakat.

Baca Juga  Cawagub Imron jadi Stadium General Konferensi Studi Lokal GMKI
“Tentu Paslon yang tidak banyak retorika dan tidak muluk-muluk akan lebih mudah dipahami masyarakat,” ungkap Anas.

Kemudian hal yang berpengaruh pada elektabilitas calon menurut Anas adalah masifnya deklarasi dukungan komunitas, kelompok masyarakat terhadap Paslon sebulan terakhir.

Di awal wawancara, Anas mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya salah satu Cawagub Provinsi Bengkulu, Muslihan DS.

“Saya secara pribadi menyampaikan belas sungkawa atas meninggalnya Bapak Muslihan DS Cawagub nomor urut 1,” ucapnya. (***)