BENGKULU,eWARTA.co -- Pengurus Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI) Provinsi Bengkulu siap berperan membantu pemerintah daerah (Pemda) dalam mengentaskan kemiskinan di wilayah ini.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) FPPI Provinsi Bengkulu Elly Dahniarti mengatakan peran mengentaskan kemiskinan tersebut merupakan bagian dari program organisasi yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
"Sejalan dengan program organisasi. Kami tentu akan mendukung pemerintah mengentaskan kemiskinan. Apalagi arti miskin itu bukan dari perekonomian saja, melainkan bidang-bidang lainnya, seperti sumber daya manusia dan kesehatan," kata Elly, saat Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I se-Provinsi Bengkulu pada Sabtu, (20/3/2021) malam, di Bengkulu.
Elly mengatakan, dalam dukungan tersebut pihaknya akan melakukan pembinaan sekaligus pemberdayaan agar bisa mendirikan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) misalnya, sehingga kehidupan masyarakat tersebut tidak semakin terpuruk, tetapi bisa beranjak lebih baik.
“Peran serta kami juga tidak akan berhasil tanpa suport penuh dari Pemda. Untuk itu Pemda agar dapat mensuport penuh program kerja FPPI Bengkulu,” katanya.
Senada, Anggota DPD RI daerah pemilihan Provinsi Bengkulu Ahmad Kanedi yang juga hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi dalam rangka pengabdian organisasi kepada masyarakat.
Apalagi pokok bahasan dalam Rakerda I FPPI Provinsi Bengkulu ini persoalan kemiskinan, yang diperlukan penyamaan persepsi, sehingga daerah ini benar-benar bisa keluar dari masalah kemiskinan.
“Jika kita bersama-sama berperan membantu Pemda yang dibarengi dengan langkah kongkri, Insya Allah dalam 10 tahun Provinsi Bengkulu akan keluar dari persoalan kemiskinan masyarakat,” kata Kanedi.
Di bagian lain, Meri Muryati perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Pelindungan Anak dan KB Provinsi mengharapkan, ormas FPPI Provinsi dapat menjadi mitra Pemda dalam pemberdayaan perempuan dan pelindungan anak, yang diselaraskan dengan visi dan misi gubernur dan wakil gubernur.
“Dengan dukungan dari ormas FPPI Provinsi dan lainnya, persoalan perempuan dan anak yang berkaitan dengan masalah kemiskinan, dapat teratasi dengan baik,” ucapnya. (Bisri)









