GAB, Sampaikan 5 Tuntutan ke Dewan Provinsi

Perwakilan Generasi Aswaja Bengkulu di terima anggota Dewan Provinsi Bengkulu
Create: Wed, 04/09/2019 - 13:42
Author: Redaksi

 

BENGKULU, ewarta.co - Menyikapi kejadian rasisme dan diskriminasi masyarakat Papua yang terjadi di Surabaya beberapa waktu lalu, Generasi Aswaja Bengkulu menggelar aksi di depan Kantor DPRD Provinsi Bengkulu.

Dalam aksi tersebut disampaikan beberapa tuntutan dan pernyataan sikap, beruntungnya, aksi puluhan mahasiswa ini diterima baik oleh anggota dewan Provinsi Bengkulu dan diminta perwakilan dari mereka untuk masuk kedalam Gedung dan menyampaikan apa yang ingin mereka sampaikan.

Sekira enam perwakilan mahasiswa mendapat kesempatan untuk bertemu dengan 13 orang anggota dewan Provinsi Bengkulu dengan duduk bersama dan membahas apa yang membuat keresahan dihati mereka.

Pada kesempatan itu, keenam mahasiswa tersebut menyampaikan tuntutan dan pernyataan sikap dari mereka, diantaranya: 

1. Damaikan Papua, Mari kita bersama-sama menyuarakan pesan damai bagi Papua, salah satunya melalui pesan di berbagai media sosial, suarakan perdamaian untuk Papua dan Indonesia.

2. Tangkap aktor pengacau Papua, kami mendukung upaya Polri dan TNI dalam mengungkap aktor intelektual dibalik kerusuhan dan polemik Papua, tangkap dan tindak tegas sesuai hukum yang berlaku.

3. Stop provokasi Sara, kami mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk bersama-sama menjaga damai dan kerukunan antar suku suku, agama dan golongan, stop sara.

4. Papua tanah air kita, Papua bagian dari NKRI, harus kita jaga, kita lindungi dan kita perjuangkan.

5. Papua sudara kita, Papua dan masyarakatnya adalah saudara kita, saudara sebangsa dan setanah air, saudara kita tersakiti, kita ikut sakit.

Kelima pernyataan sikap dan tuntutan dari mahasiswa Generasi Aswaja Bengkulu ini disetujui oleh ke-12 anggota dewan yang ikut berdiskusi dengan menyematkan tanda tangan masing-masing didalam pernyataan sikap tersebut.

Adapun ke-12 anggota dewan tersebut yakni:

- Renjes Daitedi dari PKP

- Badrun Hasani dari Golkar 

- Herwin subhan dari Gerindra

- Sarjoni hanafi dari Nasdem

- Edwar Samsi dari PDIP

- Zainal

- Dempo xler dari PAN Burhadi 

- Billy Dwi dari PAN

- Suimi fales dari PKB

- Heri Purwanto

- Usin Abdisyah

- P Sembiring dari Hanura. (Nay)