BOLMONG, eWarta.co — Gerak cepat ditunjukkan jajaran Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Sulawesi Utara dalam membantu warga terdampak banjir bandang di Desa Solimandungan I dan II, Kecamatan Bolaang, Kabupaten Bolaang Mongondow, Kamis (28/5/2026).

Dipimpin langsung Ketua PW GP Ansor Sulut, Hamri Mokoagow, bersama Kasatkorwil Banser Sulut, Suratman Rasjid, rombongan pengurus wilayah dan kader Ansor Banser turun langsung ke lokasi bencana guna membantu proses evakuasi, penyaluran bantuan, hingga pembersihan rumah warga dan fasilitas umum yang terdampak banjir.
Kehadiran GP Ansor dan Banser Sulut di tengah musibah tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Para kader tampak bahu-membahu bersama warga membersihkan lumpur dan material banjir yang menutupi rumah serta akses jalan di desa terdampak. Kegiatan itu juga melibatkan pengurus Ansor Bolaang Mongondow yang turut terjun langsung ke lapangan.

Hamri Mokoagow mengatakan, sejak malam sebelumnya pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pengurus PC dan PAC Ansor di Bolaang Mongondow serta jajaran pengurus wilayah agar segera turun membantu masyarakat terdampak bencana.
“Ansor dan Banser harus hadir di tengah masyarakat, terutama saat warga sedang mengalami musibah. Kita tidak hanya datang membawa bantuan, tetapi juga bekerja nyata bersama masyarakat untuk mengurangi beban dan penderitaan yang mereka rasakan,” ujar Hamri di sela kegiatan.
Selain membantu warga, rombongan GP Ansor Banser Sulut juga bersua langsung dengan Bupati Bolaang Mongondow, Yusra Alhabsyi, yang juga merupakan Ketua Dewan Penasehat Ansor Sulut, serta Wakil Bupati Dony Lumenta dan jajaran Forkopimda yang sejak awal telah berada di lokasi bencana.

Sinergi antara pemerintah daerah, aparat, dan organisasi kepemudaan tersebut diharapkan dapat mempercepat proses penanganan dampak banjir serta pemulihan kondisi masyarakat di wilayah terdampak.
Aksi kemanusiaan yang dilakukan GP Ansor Banser Sulut ini menjadi bukti nyata kepedulian organisasi terhadap masyarakat, khususnya dalam situasi darurat dan bencana alam.***









