Gus Fawait di May Day 2026, “Buruh Bukan Beban, Tapi Penjaga Stabilitas Jember”

Create: Fri, 01/05/2026 - 21:28
Author: Redaksi

 

JEMBER, eWarta.co – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Kabupaten Jember tahun 2026 ini membawa pesan yang berbeda. Bukan sekadar aksi orasi di jalanan, momentum ini menjadi bentuk pengakuan nyata bahwa kaum buruh adalah kunci stabilitas daerah.

​Dalam peringatan tersebut, Bupati Jember, Muhammad Fawait, yang akrab disapa Gus Fawait, memberikan apresiasi terbuka kepada seluruh pekerja di Bumi Pandhalungan. Ia menekankan bahwa kondusivitas Jember saat ini tidak lepas dari peran aktif para buruh.

​"Terima kasih sudah menjaga Jember tetap aman dan kondusif," ujar Gus Fawait pada Jumat, 1 Mei 2026.

​Menurut Gus Fawait, peran buruh jauh melampaui jam operasional di pabrik atau tempat kerja. Buruh merupakan elemen vital dalam menciptakan iklim investasi yang sehat.

​"Buruh itu penjaga suasana. Kalau buruh tenang, investor nyaman. Kalau investor nyaman, ekonomi tumbuh," tegasnya.

​Ia berharap sinergi antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah dapat terus terjalin secara harmonis. Baginya, komunikasi yang baik adalah kunci untuk mencegah konflik industrial yang dapat menghambat pembangunan.

​Momentum May Day 2026 juga dimanfaatkan Gus Fawait untuk menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember. Ia memastikan bahwa pemerintah akan selalu hadir untuk melindungi hak-hak pekerja sekaligus menjaga keseimbangan roda ekonomi.

​"Jember maju butuh dua-duanya: buruh sejahtera dan ekonomi jalan. Tidak bisa pilih salah satu," pungkasnya.

​Dengan semangat kolaborasi, May Day di Jember diharapkan tidak lagi menjadi ajang konfrontasi, melainkan ruang diskusi untuk kesejahteraan bersama. (Hafit/adv)