BENGKULU,eWARTA.co -- Pelaksanaan ibadah Imlek di Vihara Panca Karuna Curup berlangsung sederhana, tidak terdapat keramaian dan jemaah diterapkan Prokes Covid-19 ketat.
Warga yang akan melaksanakan ibadah harus mencuci tangan dan memakai masker, pembatasan jarak serta pengukuran suhu tubuh.
"Walaupun masih dalam pembatasan, pelaksanaan ibadah saat ini tergolong meriah dibandingkan 2 tahun sebelumnya. Warga begitu antusias melaksanakan kegiatan," kata pengurus Vihara Panca Karuna Curup, Afandi, Selasa (1/2/2022).
Menurutnya, pelaksanaan Imlek 2022 jatuh pada tahun 2573 kongzili atau tahun macan, yang mengandung makna gagah dan berani, sehingga dengan harapan kita dapat menghadapi kesulitan dalam situasi pandemi serta keadaan ekonomi dan negara lebih baik lagi.
Sedangkan menurut, Pandita Bunalisa, karena masih dalam situasi pandemi, warga lebih banyak dirumah, kegiatan ibadah dibatasi dan dengan prokes ketat. Ibadah hanya dua kali yaitu pukul 06.30 dan 10.00 WIB.
Mereka berharap agar pandemi segera berakhir ditahun Macan ini, sehingga dapat beraktivitas dengan normal dan kegiatan ibadah penuh kembali, seperti sediakala.
Ibadah Imlek di Vihara Panca Karuna Curup sendiri tergolong sepi dibandingkan sebelum terjadinya pandemi. Nuansa merah para jemaah dan vihara terlihat mendominasi. Pelaksanaan ibadah terpantau aman dan kondusif, dijaga aparat TNI/Polri.









