Indeks Pembangunan Manusia Bengkulu Tahun 2025 Naik Jadi 75,68

Create: Fri, 07/11/2025 - 18:50
Author: Admin 3

 

Bengkulu, eWarta.co -- Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu, Win Rizal, menyampaikan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Bengkulu tahun 2025 mencapai 75,68, meningkat 0,77 poin atau 1,03 persen dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang sebesar 74,91.

“Selama periode 2020–2025, IPM Bengkulu tumbuh rata-rata 0,74 persen per tahun, dan seluruh dimensi pembentuknya mengalami peningkatan, baik dari aspek umur panjang dan hidup sehat, pengetahuan, maupun standar hidup layak,” ujar Win Rizal, Jumat 7 November 2025.

Pada dimensi umur panjang dan hidup sehat, indikator Umur Harapan Hidup (UHH) terus membaik. UHH Bengkulu meningkat dari 72,59 tahun pada 2020 menjadi 73,59 tahun pada 2025, atau naik 1,00 tahun selama lima tahun terakhir. Dibandingkan 2024, UHH tahun 2025 naik 0,28 tahun (0,38 persen), lebih tinggi dari rata-rata pertumbuhan 2020–2024 yang sebesar 0,25 persen per tahun.

Untuk dimensi pengetahuan, indikator Harapan Lama Sekolah (HLS) penduduk usia 7 tahun ke atas tercatat meningkat 0,01 tahun (0,07 persen) dibandingkan 2024, meski pertumbuhannya lebih rendah dibandingkan rata-rata periode 2020–2024 sebesar 0,26 persen per tahun. Sementara Rata-rata Lama Sekolah (RLS) penduduk usia 25 tahun ke atas mengalami kenaikan signifikan sebesar 0,19 tahun atau 2,10 persen.

Sementara pada dimensi standar hidup layak, yang diukur melalui pengeluaran riil per kapita per tahun (yang disesuaikan), Bengkulu mencatatkan capaian sebesar Rp12,197 juta per tahun. Angka ini naik Rp464 ribu atau 3,95 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dan lebih tinggi dari rata-rata pertumbuhan 2020–2024 yang sebesar 3,12 persen per tahun.

Win Rizal menegaskan bahwa tren peningkatan IPM ini menunjukkan keberhasilan berbagai program pembangunan manusia di Bengkulu. “Kenaikan IPM ini menjadi sinyal positif bahwa kesejahteraan, pendidikan, dan kesehatan masyarakat Bengkulu terus membaik secara konsisten,” ujarnya.