14 Tahun Menabung Koin, Tukang Bangunan asal Jember Berangkat Haji dengan 1 Kwintal Uang Coin

Create: Sun, 03/05/2026 - 05:52
Author: Redaksi

 

JEMBER, eWarta.co – Jika mayoritas calon jamaah haji melunasi biaya keberangkatan melalui transfer bank atau uang tunai kertas, lain halnya dengan Imam Syafii (60). Tukang bangunan asal Desa Paleran, Kecamatan Umbulsari, Jember ini membuktikan bahwa keteguhan niat mampu melampaui segala keterbatasan.

​Imam resmi melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) menggunakan uang logam pecahan Rp1.000 yang terkumpul sebanyak 4 toples jumbo. Tak tanggung-tanggung, total berat koin tersebut mencapai 107 kilogram atau lebih dari 1 kwintal.

​Perjuangan ini bukanlah hasil instan. Imam mengaku telah menyisihkan upahnya sebagai tukang bangunan sedikit demi sedikit sejak pertama kali mendaftar haji pada tahun 2012.

​"Saya mulai menabung sejak daftar haji 2012. Tiap dapat upah bangunan, pecahan Rp1.000 logam langsung saya masukkan celengan. Alhamdulillah, sekarang bisa lunas tanpa harus menjual barang atau berhutang," ungkap Imam penuh syukur.

​Semangat pantang menyerah Imam mengundang decak kagum dari berbagai pihak, termasuk pembimbing KBIHU Assuniyah Kencong, KH Ahmad Ghonim Jauhari (Gus Ghonim).

​"Ini adalah bukti nyata bahwa haji adalah soal pengorbanan dan tekad yang kuat. Dari receh seribuan hingga terkumpul satu kwintal lebih, ini adalah spirit bagi kita semua," ujar Gus Ghonim, Sabtu (2/5/2026). Ia berharap kisah ini menjadi motivasi bagi masyarakat agar tetap optimis dalam beribadah.

​Apresiasi senada juga datang dari Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Jember, Nur Sholeh. Ia mengaku kagum dengan kesabaran luar biasa yang ditunjukkan oleh Imam.

​"Kami sangat mengapresiasi tekad dan kesabaran Pak Imam. Mengumpulkan koin seribuan selama 14 tahun itu bukan perkara mudah. Beliau dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada Rabu, 13 Mei 2026 mendatang, tergabung dalam Kloter 85," jelas Nur Sholeh. (hafit)