Asisten II Pemkot Bengkulu Jelaskan Tugas Malam saat Mobil Terparkir di Warung Remang-remang

Create: Sun, 22/03/2026 - 18:05
Author: Admin 3

 

Bengkulu, eWarta.co -- Asisten II Pemerintah Kota Bengkulu Sehmi Al Nur memberikan klarifikasi resmi terkait foto mobil dinas bernomor polisi BD 1058 EY yang viral terparkir di kawasan Pantai Panjang pada malam takbiran lalu.

Foto tersebut sempat memicu spekulasi negatif karena lokasinya yang berdekatan dengan area hiburan malam.

Sehmi menegaskan bahwa keberadaan kendaraan dinas tersebut murni dalam rangka menjalankan tugas pengawasan, bukan untuk kepentingan pribadi atau aktivitas hiburan.

Sebagai pejabat yang membidangi sektor ekonomi dan pembangunan serta sebagai Ketua penataan Pantai Panjang, Sehmi menyatakan memiliki tanggung jawab moral dan administratif untuk memantau aktivitas usaha di kawasan wisata, terutama menjelang lonjakan pengunjung libur Lebaran.

“Memang benar kendaraan dinas itu berada di lokasi. Saya ke sana usai mengikuti kegiatan takbiran. Namun, itu dalam rangka menjalankan tugas pembinaan pedagang di Pantai Panjang, bukan kegiatan di luar kedinasan,” tegas Sehmi dalam keterangannya.

Menurut Sehmi, pemantauan lapangan pada malam tersebut bertujuan untuk memotret situasi riil dan berkomunikasi langsung dengan para pedagang binaan. Ada tiga poin utama yang menjadi fokus pengawasannya.

Pertama, menggali informasi mengenai kesiapan pedagang menyambut wisatawan. Kemudian mastikan tidak ada peredaran minuman keras di area wisata serta menjamin Pantai Panjang tetap kondusif bagi masyarakat.

Ia menyayangkan beredarnya opini di media sosial yang berkembang liar tanpa adanya klarifikasi terlebih dahulu.

Menurutnya, framing tersebut telah membentuk persepsi negatif yang merugikan nama baik pribadi maupun instansi Pemerintah Kota Bengkulu.

“Pentingnya prinsip keberimbangan agar setiap informasi yang diterima publik benar-benar berpijak pada fakta yang utuh,” tambah Sehmi.

Saat ini, Pemkot Bengkulu terus memperkuat pengawasan di titik-titik keramaian guna memastikan momentum libur hari raya berjalan aman. Publik pun diimbau untuk tetap kritis namun bijak dalam menyerap informasi terkait penggunaan fasilitas negara di lapangan.