Basarnas Bengkulu Dirikan Empat Pos Siaga Bencana Alam Akhir Tahun

Create: Mon, 13/12/2021 - 11:05
Author: Alwin Feraro
Tags

 

BENGKULU,eWARTA.co -- Badan SAR Nasional (Basarnas) Bengkulu telah mendirikan empat pos siaga di sejumlah daerah, guna menghadapi ancaman bencana alam di tengah kondisi cuaca ekstrem saat ini.

Kepala Basarnas Bengkulu Ibnu Harris Al Husain mengatakan pelaksanaan siaga SAR khusus Natal dan Tahun Baru (Nataru) dimulai tanggal 20 Desember 2021 - 03 Januari 2022

Ibnu mengungkap pihaknya telah menyiagakan 50 personilnya di wilayah Pantai Panjang Kota Bengkulu, Pos SAR Kabupaten Mukomuko, Jalur Pendakian Bukit Kaba Kabupaten Kepahiang dan Unit Siaga SAR Kabupaten Manna. 

"Kami telah menyiagakan 50 personel di empat wilayah dengan tingkat kerawanan tinggi, terutama pada daerah perairan dan pusat wisata, juga rawan bencana longsor lainnya", kata Ibnu, Senin (13/12/21).

Adapun teknis pelaksanaannya, lanjut Ibnu, setiap harinya tim yang berangkat siaga SAR Khusus Nataru berbeda-beda tim. 

"Tim siaga dilaksanakan berbeda dari siaga harian yakni siaga dilaksanakan mulai dari pukul 08.00 WIB sampai 17.00 WIB. Untuk bagian di Kota Bengkulu, tim bergerak dan patroli sekitaran pusat keramaian seperti Pantai Panjang, Pantai Zakat dan lain-lain," kata Ibnu. 

"Lalu pada Pos SAR Mukomuko dan Unit Siaga SAR Manna pun begitu, dilakukan patroli sekitar sana. Sementara di jalur pendakian Bukit Kaba dibuka untuk tahun baru di sana, maka kami juga akan menurunkan personil untuk Siaga di Bukit Kaba," paparnya.

Adapun peran Basarnas Bengkulu, kata Ibnu adalah operasi deteksi dini keselamatan jiwa di mana pihaknya mengantisipasi terjadinya korban jiwa akibat bencana alam maupun kelalaian. 

"Kami mengantisipasi adanya korban jiwa yang terjadi akibat bencana alam juga kelalaian yang mengancam keselamatan masyarakat," kata Ibnu.

Di setiap pos yang didirikan, lanjut Ibnu, sejumlah personel beserta alat keselamatan penunjang, seperti kendaraan pertolongan, baik darat dan laut juga turut disiagakan.

Selain itu, koordinasi antarlintas sektor terkait, serta gelar pelatihan bencana juga kerap dilakukan untuk meningkatkan kemampuan setiap personel.

“Kami meningkatkan kesiapsiagaan, baik personel maupun peralatan,terutama adalah di wilayah perairan, seperti pelabuhan,” jelasnya.

Setidaknya, gelar pembekalan dalam meningkatkan kesiagaan saat menghadapi kondisi bencana telah secara rutin digelar dalam beberapa pekan terakhir oleh Basarnas Bengkulu.

Dengan pembekalan yang diberikan, diharapkan masyarakat dapat mendukung Tim SAR dalam melakukan upaya pertolongan. (Bisri)