Belasan Desa di Seluma di Audit Inspektorat, Ada Apa?

Inspektur Daerah Deddy Ramdhani
Inspektur Daerah Deddy Ramdhani

 

BENGKULU,eWARTA.co -- Inspektorat Kabupaten Seluma di tahun 2020 ini melakukan audit reguler di enam belas (16) desa. Audit reguler tersebut dilakukan untuk mengetahui tingkat ketelitian dan ketertiban pemerintah desa dalam mengalokasikan anggaran Dana Desa (DD). 

"Sekarang masih dalam proses pemeriksaan di lapangan," ucap Inspektur Daerah Deddy Ramdhani kepada wartawan, Senin(26/10).

Lanjutnya, bahwa untuk audit tersebut sudah mulai dilakukan oleh auditor yang dipimpin oleh Instruktur Pembantu (Irban) masing-masing wilayah. Dalam melaksanakan auditor tersebut pihaknya menurunkan 8 tim yang langsung turun kelapangan guna memeriksa kelengkapan dokumen dan pekerjaan yang telah dilaksanakn.

"Kita menerjunkan 8 tim auditor, untuk melakukan audit di 16 desa tersebut, dan Pemeriksaan itu untuk anggaran tahun 2019," jelasnya. 

Ditambahkannya, dalam melakukan audit tersebut diketahui ada beberapa desa yang diprioritaskan masuk dalam audit khusus. Pasalnya beberapa desa tersebut memerlukan audit yang perlu pendalaman lebih lanjut. 

"Ya ada beberapa desa yang perlu di lakukan audit khusus, audit ini kita lakukan secara berkala," pungkasnya.

16 desa tersebut, yakni, Gunung Agung Kecamatan Lubuk Sandi, Lubuk Lagan Kecamatan Seluma Barat, Pagar Banyu Kecamatan Ulu Talo, Genting Juar Kecamatan SAM, Tajung Agung Kecamatan Ulu Talo, Maras Bantan Kecamatan SAM. Suka Maju Kecamatan Air Periukan, Talang Benuang Kecamatan Air Periukan, Pering baru Kecamatan Talo kecil, Talang Durian Kecamatan SA, Talang Panjang Kecamatan Ilir Talo, Tenangan Kecam Seluma Timur, Kuti Agung Kecamatan Sukaraja, Selinsingan Kecamatan Seluma Utara. Tanjung Seluai Kecamatan Seluma Selatan dan Lubuk Ngantungan Kecamatan Talo. (nor)