Demonstran Kecewa, 30 Anggota Dewan RL Dinas Luar

Ratusan Demonstran saat menggelar Demo di Depan Kantor DPRD Rejang Lebong
Create: Wed, 26/09/2018 - 19:43
Author: Redaksi

 

EWartanews - Niat para demonstran yang ingin beraudensi dengan anggota DPRD Kabupaten Rejang Lebong gagal, karena 30 anggota Dewan tersebut kompak melakukan perjalanan dinas.

“Para anggota Dewan sedang Bintek dan sebagian sedang berkonsultasi ke Kemendes terkait dana desa,” kata Sekretaris DPRD Rejang Lebong, Zulkarnain, didepan para demonstran, Rabu (26/9).

Sehingga dapat dipastikan bukan ada maksud untuk menghindar dari kedatangan para peserta aksi, tapi memang sudah terjadwal.

Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Rejang Lebong, menggelar aksi damai, solidaritas mahasiswa Rejang Lebong atas dugaan represif aparat saat aksi demo di Kota Bengkulu lalu.

Dengan mendapatkan pengawalan ketat dari Kepolisian dan TNI, dalam orasinya Korlap aksi damai Firman Diansyah, mengutuk keras sikap represif dan arogansi kepolisian dalam menyikapi aksi mahasiswa di DPRD Provinsi Bengkulu lalu.

“Sehingga berujung penangkapan, penganiayaan dan penembakan terhadap peserta aksi,” tutur Firman.

Selain itu, meminta Komnas HAM untuk membentuk tim pencari fakta guna menginvestigasi kejadian tersebut. Serta meminta pihak kepolisian untuk bertanggungjawab atas timbulnya korban dalam aksi itu.

Pihak kepolisian diminta meminta maaf baik secata lisan ataupun tertulis, secara terbuka baik itu di media online ataupun cetak.

“Pernyataan ini sebenarnya ingin disampaikan langsung pada Dewan dan berharap mendukung Komnas HAM melakukan investigasi,” tambahnya.

Aksi yang diikuti sekitar 100 orang tersebut diawali dengan berkumpul di Masjid Jamik dan berjalan ke arah Bundaran Simpang Empat, Air Putih Kota Curup, mengarah ke Jalan Sukowati dan ke Sekretariat DPRD Rejang Lebong.

Peserta membawa spanduk yang bertuliskan Aliansi Mahasiswa Rejang Lebong, membawa keranda bertuliskan matinya demokrasi serta pocong.

“Kami akan kembali pada Sabtu (29/9), guna menemui anggota dewan, dengan mengerahkan massa yang lebih besar,” tutup Firman sebelum membubarkan diri.