Dewan Sebut Tak Ada Penyertaan Modal Untuk Bank Bengkulu Pada Tahun Depan

 

Bengkulu, eWarta.co --Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ataupun pihak lainnya tidak ada penyertaan modal yang dialokasikan dalam dana APBD Tahun Anggaran 2023 mendatang. BUMD tersebut di antaranya Bank Bengkulu

“Penyertaan modal untuk Bank Bengkulu, tahun depan ditiadakan dulu. Walaupun sama-sama kita ketahui jika Bank Bengkulu hingga tahun 2024 nanti harus memenuhi modal inti sebesar Rp 3 triliun,” ungkap Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Bengkulu, Edwar Samsi, Senin (7/11/2022).

Menurut Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Bengkulu ini, ditiadakannya penyertaan modal salah satu penyebabnya karena pada APBD tahun depan ini, karena mengalami defisit sekitar Rp 80 miliar.

Tetapi jika APBD mengalami surplus, tentu penyertaan modal akan diberikan. “Masalah APBD kita defisit," ujarnya.

Lebih jauh ia menambahkan, dengan kondisi APBD defisit, memang tidak memungkinkan untuk mengalokasikan penyertaan modal bagi BUMD. Untuk itu pihaknya lebih mendorong agar BUMD mencari modal ke luar ataupun melakukan inovasi lainnya.

“Silakan BUMD tersebut mencari modal ke pihak lain," tukas Edwar. (Adv)