SELUMA, eWarta.co-- Akibat Luapan Sungai Ulu Kungkai, jembatan wisata Desa Arang Sapat Kecamatan Lubuk Sandi yang terbuat dari bambu hanyut terseret banjir.
Diketahui bahwa jembatan tersebut hasil gotong royong masyarakat setempat untuk memfasilitasi wisatawan yang akan berkurang ke tempat tersebut.
Anggota Pokdarwis Eki menjelaskan, bahwa peristiwa tersebut terjadi kamis sore tanggal 18 maret 2024 pada pukul 16.00 WIB, saat sungai sedang meluap karea terjadi hujan dengan intensitas tinggi di hulu sunga.
"Jembatan bambu hanyut terbawa arus sungai karena air sungai meluap dari hulu yang sedang hujan deras," Sampainya, Jumat (19/4/2024).
Diterangkan, meskipun jembatan tersebut baru di buat pada awal tahun 2024 yang lalu, namun jembatan tersebut sudah ada beberapa bagian yang sudah lapuk, meskipun demikian jembatan tersebut masih di batas aman untuk digunakan wisatawan.
"Sudah memang dalam keadaan lapuk dan sedikit rusak, wajar saja bisa sangat mudah tersapu sungai yang sedang meluap," Sambungnya.
Ditambahkan, untuk memberikan rasa aman dan nyaman, bahwasanya pemerintah Desa setempat sudah berencana untuk membuat jembatan gantung permanen di wisata tersebut.
"Memang sudah ada rencana dari pihak pemerintah desa untuk membuat ulang jembatan gantung itu,"tutupnya. (Rns)









