BENGKULU,eWARTA.co -- Ketahanan keluarga direncanakan akan jadi program prioritas Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dan Kementerian Agama Bengkulu Tim.
Penyuluh Keluarga Berencana (KB) Madya BKKN Heru Susanto mengungkapkan, kerjasama kedua lembaga pemerintahan ini di antaranya bidang pengembangan pendidikan berwawasan kependudukan, keluarga berencana dan pendidikan pra nikah terhadap calon pengantin.
"Karenanya kami sebagai penyuluh KB ingin sinergi dan berkolaborasi bagaimana membangun keluarga bahagia itu. Karena KB adalah salah satu pilar yang harus dibangun untuk direncanakan dalam kehidupan berkeluarga,’’ kata Heru, Minggu (14/02/2021).
Bentuk kerjasama sendiri ditambahkan Heru selain memberikan pendidikan pra nikah terhadap catin, juga bisa dilaksanakan konseling bagi calon pengantin sehingga pikiran mereka telah matang dalam memantapkan keputusan dalam rumah tangga.
"Misalnya program yang ideal dua anak cukup, bagaimana suami menyayangi istri dan tidak disia-siakan. Inikan pemahaman yang harus menjadi perhatian bersama, agar menjadi keluarga bahagia," jelas Heru.
Sementara, Kakanwil Kemenag Zahdi Taher menyambut baik rencana program ini untuk mencapainya impian keluarga sejahtera, berkualitas, dan bahagia serta menakan angka perceraian bagi keluarga.
"Kolaborasi nanti bisa kita laksanakan dari kalangan bawah hingga atas. Salah satu peran utamanya adalah KUA dan penyuluh KB yang siap memberikan pendidikan pra nikah kepada catin," ungkap Zahdi.
Di sisi lain, Zahdi mengapresiasi program pengendalian pertumbuhan penduduk di mana hal itu akan mempermudah pemerintah dalam merancang program bagi kesejahteraan rakyat.
“Jika jumlah penduduk tidak bisa dikendalikan, tentu akan berdampak pada efektifitas pembangunan tidak berjalan dengan baik. Karenannya, ini harus disinergikan agar semua impian kita untuk menjadikan keluarga bahagia bisa tercapai,’’demikian Zahdi. (ril)









