Legislator Sulut Bergantian Kunjungi Sinindian, Plt Lurah Harap Usulan Musrenbang Segera Terwujud

Tags

 

KOTAMOBAGU, eWarta.co – Langkah proaktif yang ditunjukkan Pelaksana Tugas (Plt) Lurah Sinindian, Zulfahmi Paputungan, mulai menarik perhatian para wakil rakyat di tingkat Provinsi Sulawesi Utara.

Meski baru sekitar dua bulan menjabat, Kantor Kelurahan Sinindian, Kecamatan Kotamobagu Timur, secara bergantian menerima kunjungan sejumlah anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara dengan berbagai agenda strategis.

Tercatat, sedikitnya enam legislator DPRD Sulut telah menyambangi Kelurahan Sinindian dalam waktu yang berbeda. Kunjungan diawali oleh anggota Komisi I DPRD Sulut, Muliadi Paputungan, yang datang dalam agenda reses.

Selanjutnya, legislator senior Partai Golkar, Raski Mokodompit, melakukan kunjungan kerja terkait pengawasan wilayah. Terbaru, empat anggota Komisi IV DPRD Sulut yakni Cindy Wurangian, Muslimah Mongilong, Vonny Paat, dan Vionetta Magani, turun langsung melakukan monitoring penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di wilayah Kelurahan Sinindian.

Plt Lurah Sinindian, Zulfahmi Paputungan, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan para legislator provinsi terhadap wilayah yang dipimpinnya.

“Ini merupakan kehormatan besar bagi kami di Sinindian. Kedatangan beliau-beliau dengan agenda yang berbeda sangat membantu kami dalam memastikan program Pemerintah Provinsi berjalan baik di tingkat kelurahan,” ujar Zulfahmi.

Menurutnya, kehadiran para anggota DPRD Provinsi Sulut menjadi jembatan penting untuk menyampaikan kondisi riil masyarakat langsung ke tingkat provinsi.

Ia berharap perhatian tersebut dapat berdampak pada peningkatan dukungan pembangunan, baik dalam bentuk infrastruktur maupun keberlanjutan bantuan sosial bagi masyarakat.

“Sebagai lurah yang baru, saya sangat mengapresiasi kehadiran para wakil rakyat ini. Kami memanfaatkan momen ini untuk memperlihatkan bahwa Sinindian siap bersinergi demi kesejahteraan warga,” katanya.

Selain itu, Zulfahmi juga menyoroti keterbatasan anggaran kelurahan di tengah kebijakan efisiensi saat ini. Menurutnya, dukungan dari para legislator provinsi sangat dibutuhkan untuk mendorong realisasi usulan masyarakat yang selama ini belum terealisasi.

“Saat saya baru bekerja tiga hari, saya melihat ada delapan poin hasil Musrenbang tahun-tahun sebelumnya yang belum ditindaklanjuti hingga sekarang. Mudah-mudahan hal ini bisa menjadi perhatian wakil rakyat di provinsi ke depan,” pungkasnya.***