Musrenbang RKPD 2027 Digelar, Pemkot Bengkulu Fokus Infrastruktur dan Pariwisata

Create: Thu, 02/04/2026 - 09:14
Author: Admin 3

 

Bengkulu, eWarta.co – Pemerintah Kota Bengkulu menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Gedung Pendopo Merah Putih, Kelurahan Pekan Sabtu, Rabu (1/4/2026).

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi dan dihadiri Wakil Wali Kota Ronny P. L. Tobing, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Bengkulu Medy Pebriansyah, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bengkulu.

Musrenbang RKPD 2027 mengusung tema “Meningkatkan Pembangunan Infrastruktur, SDM, Ekonomi Inklusif, dan Daya Saing Investasi sebagai Penguat Landasan Kota Bengkulu yang Semakin Maju, Religius, Bahagia dan Berkelanjutan.”

Dalam sambutannya, Wali Kota Dedy Wahyudi menegaskan bahwa Musrenbang harus menjadi forum penting untuk menampung aspirasi masyarakat dan merumuskan prioritas pembangunan daerah.

Ia menilai, Musrenbang tidak boleh sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi harus menghasilkan rumusan program pembangunan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Musrenbang jangan hanya dijadikan kegiatan formalitas, tetapi harus menjadi wadah untuk menampung aspirasi masyarakat dan merumuskan prioritas pembangunan yang tepat sasaran,” ujar Dedy.

Dedy juga menekankan pentingnya konsistensi antara hasil Musrenbang dengan pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Ia meminta agar kebijakan anggaran tetap mengacu pada prioritas yang telah disepakati dalam forum perencanaan tersebut.

Menurutnya, sebagian besar alokasi APBD seharusnya diarahkan untuk merealisasikan aspirasi masyarakat yang telah dihimpun melalui proses Musrenbang.

Dalam kesempatan itu, Dedy menyebut pembangunan infrastruktur masih menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Kota Bengkulu. Saat ini, kondisi jalan di kota tersebut diklaim sudah mencapai sekitar 90 persen dalam kondisi baik.

Namun, ia mengakui perkembangan kawasan perumahan baru menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah dalam menjaga kualitas dan pemerataan infrastruktur jalan.

Selain infrastruktur, Pemkot Bengkulu juga menaruh perhatian pada pengembangan sektor pariwisata sebagai salah satu potensi utama daerah.

“Kota Bengkulu tidak memiliki perkebunan besar atau kawasan industri yang luas. Potensi yang bisa kita kembangkan adalah sektor pariwisata,” katanya.

Sementara itu, mewakili Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Bengkulu Yuliswani menyampaikan bahwa Musrenbang merupakan tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah.

Ia menegaskan bahwa pelaksanaan Musrenbang tetap harus dilakukan meskipun pemerintah tengah menghadapi kebijakan efisiensi anggaran.

Selain itu, Yuliswani juga mengingatkan pentingnya keselarasan antara perencanaan pembangunan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota agar target pembangunan dapat berjalan searah.

Melalui Musrenbang RKPD 2027 ini, diharapkan berbagai usulan dan aspirasi masyarakat dapat terakomodasi secara optimal dan menjadi dasar penyusunan program pembangunan Kota Bengkulu yang lebih terarah dan tepat sasaran.