Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1444 Hijriah Jatuh Pada Sabtu 22 April

Create: Thu, 20/04/2023 - 22:37
Author: Redaksi

BENGKULU, eWarta.co - Kantor Wilayah Kementerian Provinsi Bengkulu melakukan kegiatan Rukyatul Hilal untuk menentukan masuknya 1 Syawal 1444 H/2023 M, Kamis (20/4/23) di Mes Pemda Kota Bengkulu. Kegiatan Rukyatul Hilal ini dilakukan dengan kolaborasi antara tim Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu dan BKMG Bengkulu dan Kepahiang.

Dari hasil pengamatan yang dilakukan tim Rukyatul Hilal Provinsi Bengkulu diketahui bahwa posisi hilal masih di bawah 2 derajat atau belum memenuhi syarat. Hal ini senada dengan hasil Rukyatul Hilal yang dilakukan di 101 titik di Indonesia dari 123 titik pantau se Indonesia, di mana tidak ada satupun yang melihat hilal hingga waktu yang sudah ditentukan.

Maka, berdasarkan hasil Sidang Isbat yang telah dilakukan Kementerian Agama RI, diputuskan 1 Syawal 1444 H jatuh pada hari Sabtu 22 April 2023.

Kakanwil Kemenag Provinsi Bengkulu Muhammad Abdu mengatakan, perbedaan yang terjadi terkait 1 Syawal 1444 H tidak perlu dipermasalahkan,yang terpenting adalah bagaimana menyambut 1Syawal dengan hati yang tulus ikhlas dalam kedamaian yang saling menghargai dan menghormati.

"Perbedaan yang terjadi tidak perlu diperdebatkan, hormati setiap keputusan yang diambil, jangan jadikan penyebab perpecahan namun yang terpenting adalah bagaimana kita menjalankan Idul Fitri tahun ini dengan hati yang tulus dan ikhlas serta kembali menjadi hamba yang fitrah.semua yang telah ditetapkan Muhammadiyah maupun Pemerintah adalah benar. Semua memiliki dasar ilmu yang benar, dan hal ini juga bukan pertama kalinya, sehingga tidak perlu dipermasalahkan.kita bangun kebersamaan, dan jaga harmonisasi," ujar Kakanwil.

Disampaikan pula oleh Kepala Bidang Urusan Agama Islam (Urais) Ramlan bahwa ada beberapa tujuan dari pemantauan Hilal ini diantaranya adalah penentuan 1 Syawal, Penentuan Akhir Ramadhan dan penetapan Hari Raya Idul Fitri.

Hadir dalam acara Rukyatul Hilal ini antara lain Gubernur Bengkulu yang diwakili oleh Asisten 1 Setda Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar, dari BMKG Provinsi Bengkulu dan Kepahiang , Rektor UIN Fatmawati Soekarno, Pengadilan Tinggi Agama, Ormas, dan Tokoh Agama serta Tokoh Masyarakat.