Pemprov Bengkulu Optimis Pembangunan Kolam Retensi di 2024 akan Terlaksana


Bengkulu, eWarta.co -- Pemerintah Provinsi Bengkulu dengan optimis menegaskan bahwa pembangunan kolam retensi sebagai kawasan pengendali banjir di wilayah Kota Bengkulu pada tahun 2024 akan dapat terlaksana. Langkah ini diambil sebagai upaya konkret untuk mengatasi permasalahan banjir yang terus terjadi setiap tahun di kota tersebut.

Beberapa waktu lalu, Pemprov Bengkulu secara resmi mengumumkan penetapan lokasi untuk pembangunan kolam retensi, sebuah langkah strategis dalam menanggulangi persoalan banjir. Kementerian PUPR melalui Dirjen Sumber Daya Air Balai Wilayah Sungai Sumatera VII saat ini tengah berproses dalam pembebasan lahan pada titik-titik yang akan menjadi lokasi pembangunan kolam retensi.

Rencana pembangunan kolam retensi ini membutuhkan lahan seluas 114.720 m² yang akan dibangun di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Ratu Agung dan Kecamatan Sungai Serut.

Kolam retensi

Asisten I Setda Provinsi Bengkulu, Drs. Khairil Anwar, M.Si, menyampaikan bahwa saat ini Pemprov Bengkulu fokus pada tahap penetapan lokasi, komunikasi, pendataan, sosialisasi, hingga uji publik.

"Proses ganti untung atau pembebasan lahan saat ini menjadi tanggung jawab BPN dan Balai Sungai Wilayah VII. Setelah melakukan uji publik untuk penetapan lokasi, kami optimis bahwa tidak akan ada masalah lagi," ungkap Khairil.

Dengan harapan proses pembebasan lahan dapat dipercepat, Pemprov Bengkulu menargetkan pembangunan kolam retensi akan dilaksanakan pada tahun 2024 mendatang. Sebagai bagian dari penganggaran APBN, proyek ini dianggap sebagai langkah signifikan dalam memitigasi risiko banjir di Kota Bengkulu. (Adv)