Bengkulu, eWarta.co -- Pemerintah Provinsi Bengkulu tidak menggelar open house pada Idulfitri 1447 Hijriah. Sebagai gantinya, aparatur sipil negara (ASN) dan pejabat Pemprov diarahkan turun langsung ke lapangan untuk menyapa sekaligus membantu masyarakat.
Kebijakan ini merupakan arahan Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, agar momentum Lebaran memberikan manfaat nyata, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan perhatian pemerintah.
“Open house tidak kita adakan, tetapi kita yang turun ke masyarakat. Kepala dinas dan pejabat langsung melihat kondisi warga,” ujar Helmi Hasan dalam arahannya.
Melalui pendekatan tersebut, pemerintah dapat mengidentifikasi secara langsung berbagai persoalan di lapangan, mulai dari rumah yang belum teraliri listrik, warga yang belum terdaftar BPJS gratis, hingga kondisi infrastruktur jalan yang masih perlu perbaikan.
Sejumlah pejabat Pemprov Bengkulu pun telah menindaklanjuti kebijakan tersebut. Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Bengkulu, R.A Denni, mengunjungi korban kebakaran di Desa Talang Benih, Curup, Kabupaten Rejang Lebong.
“Kami membawa bantuan sembako dan bantuan tunai untuk meringankan beban korban,” ujarnya.
Kepala Satpol PP Deki Zulkarnain bersama Kepala Dinas ESDM Rico Yulyana juga turun ke Kecamatan Lais, Kabupaten Bengkulu Utara. Mereka menyalurkan bantuan kepada warga di Desa Sukalangu dan Desa Taba Baru.
Sementara itu, Kepala Badan Penghubung Jimi Haryanto bersama Ketua Baznas Provinsi Bengkulu Romli menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran di kawasan Kebun Keling. Bantuan berupa uang tunai sebesar Rp20 juta serta paket sembako diserahkan melalui kolaborasi Pemprov dan Baznas.
Korban kebakaran, Sulastri, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah. “Kami sangat berterima kasih atas bantuan ini,” ujarnya.
Di lokasi lain, Kabid Mutasi Denny Irawan turut menyerahkan bantuan kursi roda kepada warga di Desa Padang Lakaran, Kecamatan Pino Raya, Kabupaten Bengkulu Selatan.
Program turun ke lapangan ini dinilai efektif karena pemerintah dapat melihat langsung kondisi riil masyarakat sekaligus memberikan bantuan secara cepat. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Pemprov Bengkulu dalam menjalankan program “Bantu Rakyat” secara nyata di tengah masyarakat.









