Pemuda Hilang 1,5 Bulan Ditemukan Tinggal Kerangka di Bukit Singkong Jember

Create: Tue, 09/06/2026 - 11:31
Author: Redaksi

 

JEMBER, eWarta.co – Seorang pemuda asal Desa Tegalwaru, Kecamatan Mayang, ditemukan tewas mengenaskan dengan kondisi tinggal kerangka di atas bukit pada Selasa (9/6/2026) pagi. Korban sebelumnya dilaporkan hilang sejak pertengahan April 2026 lalu.

​Jasad korban yang diketahui bernama Hasan Basri (32), warga Dusun Plalangan RT 01/RW 07, Desa Tegalwaru, Kecamatan Mayang, pertama kali ditemukan oleh seorang buruh tani sekitar pukul 06.00 WIB. Saat itu, saksi hendak memanen ketela pohon di area perbukitan Dusun Plalangan.

​Pantauan ewarta.co di tempat kejadian perkara (TKP), kondisi jenazah sudah berupa tulang belulang dan tengkorak. Pakaian korban berupa baju, celana, dan sarung ditemukan terpisah sekitar 2 meter dari lokasi kerangka utama.

​Kepala Dusun Plalangan, Handoso, mengaku mendapat laporan dari warga pada pukul 06.30 WIB. Ia langsung bergerak ke lokasi untuk memastikan informasi tersebut.

​"Korban sudah tinggal kerangka di atas bukit yang ditanami singkong dan pohon sengon," ujar Handoso saat dikonfirmasi ewarta.co.

​Pihak perangkat desa langsung melaporkan kejadian ini ke Polsek Mayang. Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera memasang garis polisi (police line) sembari menunggu tim Inafis Polres Jember untuk melakukan olah TKP.

​Saat pertama kali ditemukan, status korban sempat menjadi Mr. X karena kondisinya yang sulit dikenali secara fisik. Korban hanya diidentifikasi sebagai seorang laki-laki yang mengenakan celana, baju warna gelap, serta kain sarung.

​Untuk memastikan identitasnya, Handoso menghubungi pihak keluarga yang sempat melaporkan kehilangan anggota keluarga sejak 1,5 bulan lalu. Setelah tiba di lokasi, pihak keluarga memastikan bahwa jenazah tersebut adalah Hasan Basri alias Sanah (32). Keluarga mengenali korban melalui ciri-ciri baju, celana, dan sarung yang terakhir kali digukannya.

​Tim Inafis Polres Jember yang tiba di lokasi langsung melakukan olah TKP mendalam. Usai proses tersebut, jenazah korban dievakuasi ke Puskesmas Mayang untuk dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut.

​Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pasti kematian korban. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif terkait peristiwa ini.

​Sejumlah barang bukti berupa baju, celana, dan sarung milik korban telah diamankan oleh petugas untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Kasus ini kini ditangani oleh Polsek Mayang dengan dukungan penuh dari Polres Jember.

​Penulis: Hafit

Foto: Proses evakuasi korban dari TKP