SULSEL, ewarta.co - Camat Sabbang Selatan Kabupaten Luwu Utara Sulawesi Selatan, Fatmawati Beddu meminta pemerintah desa dan tokoh adat, agama, pemuda dan para Kepala Dusun dari dua desa yang bersitegang duduk bersama.
Hal ini bermula saat pengantar mayat almarhum Yunus Hibur dilempari batu beberapa waktu lalu, agar bisa duduk bersama membicarakan dan menyelesaikan insiden antara pemuda dua desa yakni Desa Buangin Dusun Tarue dan Desa Terpedo Jaya dusun Rambakulu di Kantor Kecamatan Sabbang Selatan di bicarakan untuk damai, Selasa,(25/6/2019).
Hal itu dibicarakan dan dimediasi para tokoh masyarakat, Agama, Pemuda, Polsek Sabbang, Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas ke dua desa tersebut.
"Saya sudah komunikasikan dengan dua kepala desa dan tua-tua kampung dari Desa Buangin dan Desa Terpedo Jaya, untuk duduk bersama menyelesaikan masalah ini secara damai dan hati nurani," tutur Camat Sabbang Selatan, Fatmawati Beddu.
Dia mengemukakan hal itu, karena dibalik pelemparan batu ada pihak-pihak ke tiga yang tidak suka melihat masyarakat yang sudah tidak ada ribut-ribut.
Hal ini pula berkaitan dengan upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Luwu Utara, Kepolisian, TNI untuk Luwu Utara tetap aman, sejuk, damai pasca Pemilu.
Kedua Kepala Desa yakni Buangin dan Terpedo Jaya, sudah diselesaikan dengan damai. Mari kita jaga Kedamaian ini mahal karena dari hati kehati menyelesaikan kasus pelemparan batu ke pengantar jenasah," tuturnya.
Sementara Kepala Desa Terpedo Jaya, Aris Mursalim dan Kepala Desa Buangin menjamin warganya dan pemuda untuk tidak berbuat saling menyerang, Damai dari hati ke hati itu mahal," tutur Aris meniru ucapan Camat Sabbang Selatan.
"Selain memutuskan mata rantai pihak ketiga, mari kita cinta damai dan menolak hoax pasca pemilu, apalagi kita dua desa langsung berbatasan," urai Aris menjelaskan.
"Perdamaian itu mahal. Jadi mari kita rawat baik-baik. Jika, sudah terjadi mari kita duduk secara keluargaan dalam konteks Iman seseorang untuk selesaikan masalah dengan hati yang dingin secara Iman agar ke depan masalah konflik individu atau kelompok tidak menyeret semua kampung terlibat dengan isu kampung supaya permasalahan cepat diselesaikan dengan baik," pungkas kedua Kepala Desa.
Hadir dalam pertemuan perdamaian ini, Kapolsek Sabbang, Bhabinsa kedua desa, Bhabinkamtibmas, Kepala Dusun, para tokoh Agama, Masyarakat, Pemuda dan tua-tua kampung, Ketua BPD kedua desa tersebut. (YS)









