Persiapkan Atlet Menuju PON di NTT, KONI Bengkulu Siapkan Uang Saku Hingga Bonus Rp1 Miliar Bagi Penyumbang Medali Emas

Create: Thu, 27/08/2026 - 10:56
Author: Redaksi

 

BENGKULU, ewarta.co — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Bengkulu resmi memulai program pemeliharaan atlet sebagai langkah awal persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028 di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

​Ketua Umum KONI Provinsi Bengkulu, Teuku Zulkarnain, S.E., menyatakan bahwa bentuk pemeliharaan tersebut direalisasikan melalui pemberian uang saku bulanan secara rutin. Dukungan finansial ini dialokasikan tidak hanya bagi para atlet, tetapi juga untuk tim pelatih yang mengawal program pembinaan.

​"Urusan pendukung menjadi tanggung jawab KONI. Tugas atlet sepenuhnya adalah fokus berlatih demi mengharumkan nama Provinsi Bengkulu," tegas Teuku saat temu media dan wartawan di Kantor KONI Provinsi Bengkulu, Kamis (27/8/2026).

​Pada gelaran PON 2028 mendatang, KONI Bengkulu menargetkan perbaikan peringkat nasional secara signifikan, yakni menembus posisi 25 besar dengan raihan minimal enam medali emas.

​Untuk mencapai target tersebut, KONI Bengkulu akan menerapkan sistem evaluasi ketat. Teuku menegaskan bahwa alokasi anggaran tidak diberikan tanpa tolok ukur kinerja yang jelas.

​"KONI tidak akan ragu menghentikan dukungan anggaran jika atlet terbukti malas atau tidak serius mengikuti program latihan," tambahnya. Ia juga menepis berbagai isu miring yang beredar dan menegaskan bahwa pengelolaan keuangan KONI dilakukan secara transparan dan terbuka untuk dipantau.

​Selain disiplin latihan, KONI Bengkulu memberi perhatian khusus pada isu kesejahteraan atlet yang kerap menjadi kendala pembinaan. Teuku mencontohkan kasus seorang atlet tinju berprestasi peraih medali emas yang sempat memilih kembali bekerja sebagai buruh pemanen (dodos) sawit demi memenuhi kebutuhan hidup.

​"Kondisi seperti itu menjadi bahan evaluasi kami. Kami mendatangi dan membujuk atlet tersebut hingga akhirnya ia bersedia kembali masuk pemusatan latihan daerah (Pelatda)," jelasnya.

​Sebagai langkah konkrit meningkatkan motivasi para atlet, KONI Bengkulu menyiapkan skema apresiasi bagi peraih medali emas pada PON 2028. Pemerintah daerah melalui KONI menjanjikan bonus uang tunai sebesar Rp1 miliar untuk penyumbang medali emas serta kesempatan berkarier di Bank Bengkulu, selama memenuhi kualifikasi pendidikan dan persyaratan yang berlaku.

​Melalui kepastian uang saku bulanan, pengawasan disiplin, serta jaminan bonus masa depan, KONI Bengkulu optimistis persiapan menghadapi PON 2028 dapat berjalan lebih terarah dan mampu merealisasikan target enam medali emas. (**)