BOLMUT, eWarta.co — Penguatan tata kelola pemerintahan desa dan kepatuhan terhadap hukum menjadi fokus pelantikan pengurus DPC Srikandi Jaga Desa dan DPC Asosiasi Linmas (ASLINMAS) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) periode 2026–2031, Rabu (21/10/2026).
Pelantikan yang berlangsung di Gedung Wanita Kabupaten Boltara itu dipimpin Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Dr. H. Ferrytass, S.H., M.Hum., M.Si., Dt. Toembidjo. Kegiatan diawali dengan persembahan tarian adat sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya lokal.
Agenda ini merupakan bagian dari safari dan road show Kejati Sulut di wilayah Bolaang Mongondow Raya untuk memperkuat konsolidasi hukum dan kelembagaan hingga tingkat desa dan kelurahan.
Dalam pengukuhan tersebut, Ening Sutrisni Adam, S.ST., dipercaya memimpin DPC Srikandi Jaga Desa Boltara, sedangkan DPC ASLINMAS Boltara dipimpin Abdul Hais Hassan, S.Pd.
Ferrytass menegaskan, pelantikan bukan sekadar seremoni, melainkan awal tanggung jawab organisasi dalam mendukung pemerintahan desa yang transparan, akuntabel, dan taat hukum.
Ia menekankan pentingnya program JAGA DESA atau Jaksa Garda Desa dan Kelurahan sebagai instrumen untuk mendorong pengawasan serta pendampingan terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa.
Karena itu, pengurus yang baru dilantik diminta segera melakukan konsolidasi, memperluas keanggotaan hingga ke pelosok desa, serta mempercepat pendataan anggota melalui aplikasi ASLINMAS agar penguatan organisasi berjalan lebih terstruktur.
Sulut Catat Capaian Nasional
Dalam kesempatan itu, Ferrytass turut mengapresiasi perkembangan organisasi Srikandi Jaga Desa dan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) di Sulawesi Utara.
Berdasarkan data yang disampaikan, Srikandi Jaga Desa Sulut menempati peringkat pertama nasional dengan 19.141 anggota. Sementara itu, ABPEDNAS Sulut berada di peringkat kedua dengan jumlah 32.778 anggota.
Capaian tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi pengurus di Boltara untuk memperkuat kelembagaan, meningkatkan partisipasi masyarakat, serta berkontribusi dalam mewujudkan pemerintahan desa yang tertib dan berlandaskan hukum.
Kegiatan ini turut dihadiri Plt Bupati Boltara Mohammad Aditya Pontoh, Ketua DPRD Boltara Dewi Zandra Astuti Mondo, Kepala Kejaksaan Negeri Boltara Agus Tri Hartono, Wakapolres Boltara Kompol Abdul Rahman Faudji, Sekretaris Daerah Jusnan C. Mokoginta, serta unsur TNI, pengadilan, perangkat daerah, pemerintah kecamatan dan desa.
Hadir pula sejumlah pejabat Kejati Sulut, perwakilan organisasi Srikandi Jaga Desa, ASLINMAS, dan ABPEDNAS Sulawesi Utara.
Dengan terbentuknya kepengurusan periode 2026–2031, kedua organisasi diharapkan tidak berhenti pada penguatan struktur, tetapi mampu membangun sinergi nyata dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk mendorong tata kelola pemerintahan desa yang lebih baik di Boltara.***
(Rm).










