Puskesmas Wajib Tangani Keluhan Masyarakat Pasca Divaksin COVID-19

Create: Tue, 16/11/2021 - 20:23
Author: Alwin Feraro


BENGKULU,eWARTA.co -- Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah meminta seluruh elemen pemerintah wajib memberikan penanganan kepada masyarakat terkait keluhan pasca vaksin COVID-19. Keluhan ini bisa langsung ditangani tanpa harus menunjukkan kartu peserta BPJS.

"Jadi kalau ada keluhan setelah divaksin pihak puskemas wajib langsung melayani masyarakat bersangkutan dengan menunjukkan kartu vaksin namun tanpa harus mempertanyakan status kepesertaan BPJS kesehatan," tegas Gubernur usai hadir dan meninjau kegiatan Vaksinasi Massal COVID-19 Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu Kolaborasi bersama Instansi Terkait dalam rangka Hari Pahlawan, di Halaman Mess Pemda Bengkulu, Selasa (16/11)..

Gubernur mengatakan, saat ini progres capaian vaksinasi di wilayah Bengkulu sangat progresif, bahkan secara nasional Bengkulu mendapatkan penghargaan Best Practice.

"Ini tidak lain karena gerakan yang dilakukan secara bersama-sama, sebagaimana hari ini dimotori oleh Kejati Bengkulu melakukan vaksinasi massal COVID-19. TNI-POLRI juga bergerak termasuk instansi vertikal dan BUMN, Perbankan dan bahkan ormas-ormas kemasyarakatan juga melakukan hal yang sama," imbuh Rohidin.

Satgas COVID-19 Provinsi Bengkulu per 16 November 2021 menyebutkan, angka vaksinasi COVID-19 dosis pertama di Provinsi Bengkulu telah mencapai 54,05 persen sedangkan dosis kedua pada angka 24, 72 persen.

"Memang pola tersebut harus kita gerakkan terus dan di banyak titik dan ini juga harus diikuti oleh pemkab lainnya, terlebih yang angka vaksinasi masih dibawah angka 50 persen," pungkasnya.

Kajati Bengkulu Agnes Triani mengatakan, bertajuk "Saatnya Jadi Pahlawan Diri Sendiri, Orang Lain dan Indonesia". Vaksinasi massal COVID-19 yang dimotori pihaknya menyasar 600 dosis masyarakat sekitar Mess Pemda Bengkulu.

"Hari ini masih dalam rangka Hari Pahlawan kita melaksanakan vaksinasi COVID-19 kepada 600 orang masyarakat Kota Bengkulu. Kami juga mengajak masyarakat yang belum vaksin juga melaksanakan vaksinasi di Puskesmas di lingkungan masing-masing, sehingga capaian vaksinasi COVID-19 minimal 1,5 juta atau 75 persen masyarakat Bengkulu bisa terwujud," ungkapnya.

Sementara itu, selain melaksanakan vaksinasi massal COVID-19 dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan pemberian sembako kepada masyarakat yang telah divaksin.