RAPBD 2027 Jember, 7 Fraksi DPRD Kompak Soal Pemerataan Pembangunan , Gus Fawait: Pembangunan Harus Sampai Pelosok Desa

Create: Fri, 02/10/2026 - 09:49
Author: Redaksi

 

JEMBER, ewarta.co – Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2027 Kabupaten Jember mendapat respons positif dari legislatif. Seluruh fraksi DPRD Jember menyatakan pandangan positif dan sepakat pembahasan dilanjutkan ke tahap berikutnya.

ewarta co

Kepastian itu muncul dalam Rapat Paripurna II DPRD Kabupaten Jember dengan agenda Penyampaian Pandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Nota Pengantar RAPBD 2027, yang digelar di Ruang Sidang Paripurna DPRD Jember, Kamis (1/10/2026) malam.

Rapat dihadiri langsung Bupati Jember, Gus Fawait, bersama jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kehadiran lengkap eksekutif dan legislatif ini menegaskan komitmen bersama mengawal perencanaan pembangunan daerah secara transparan.

Bupati Jember, Gus Fawait, menyambut positif dukungan 7 fraksi tersebut. Menurutnya, masukan dari legislatif akan menjadi bahan penting penyusunan anggaran.

"Alhamdulillah pandangannya sangat baik ya, dan itu akan menjadikan kita sebagai masukan untuk bagaimana kita merancang APBD tahun 2027 sesuai dengan kebutuhan dari Kabupaten Jember," ujarnya.

Gus Fawait menegaskan komitmen pemerataan pembangunan menjadi ruh utama RAPBD 2027. Pembangunan tidak boleh hanya terpusat di kota.

"Semangatnya sama bahwa pembangunan tidak hanya terpusat di satu titik, tetapi semua daerah, semua desa harus juga mendapatkan sentuhan dari Pemerintah Kabupaten Jember," jelasnya.

Menurut Gus Fawait, semangat pemerataan itu sejalan dengan pandangan mayoritas fraksi.

"Hampir seluruh fraksi, tujuh fraksi, yang juga menyuarakan hal yang sama, yaitu pemerataan pembangunan," imbuhnya.

Ia menambahkan, arah tersebut akan menjadi perhatian pemerintah dalam APBD maupun Perubahan APBD 2027.

"Menurut saya semangatnya sama, baik eksekutif maupun legislatif. Di Perubahan APBD tahun 2026 dan APBD tahun 2027, kami ingin memperluas sampai ke desa-desa dan pelosok-pelosok desa," tegasnya.

Selain infrastruktur dan pengentasan kemiskinan, Gus Fawait juga menyinggung penguatan layanan kesehatan. Setelah sukses menjalankan program UHC Gratis dan layanan Homecare, Pemkab Jember akan segera melaunching layanan kesehatan baru.

"Termasuk insya Allah kita akan mempertajam lagi dan membuat lebih lengkap lagi terkait pelayanan kesehatan setelah ada UHC gratis, pelayanan Homecare dan minggu depan akan melaunching kembali sebuah layanan kesehatan, untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik di Jawa Timur," ungkapnya.

Layanan baru ini, kata Gus Fawait, untuk menjawab keresahan warga tidak mampu saat tidak bisa bekerja setelah dirawat di rumah sakit.

"Ini untuk menjawab bagi mereka yang tidak mampu untuk meminimalisir dampak bagi mereka setelah dirawat di rumah sakit. Saat mereka dirawat di rumah sakit, tentunya tidak bekerja, ini untuk meminimalisir dampak ketika tidak bekerja. Ini yang selama ini diresahkan oleh masyarakat kita, insya Allah ini menjadi yang pertama kali di Jawa Timur," pungkasnya. (hafit)