EWartanews - Peristiwa kebakaran di Kelurahan Tunas Harapan, Kecamatan Curup Utara pada Rabu (10/10) sekitar pukul 20.00 WIB, malah dijadikan tontonan dan sebagian sibuk mengambil gambar untuk dibagikan di media sosial.
Akibatnya akses Jalan AK. Ganni macet total karena banyaknya kendaraan roda dua, dan empat mobil Damkar tidak bisa leluasa keluar-masuk lokasi.
“Itu lihat malah dishare, siaran langsung di facebook, padahal bahaya dan mengganggu petugas,” kata salah seorang jurnalis yang liputan di lokasi.
Bahkan salah seorang petugas Damkar sempat berselisih faham dengan warga dan terkena lemparan batu dibagian belakang kepala sehingga harus mendapatkan jahitan.
Peristiwa kebakaran sendiri mengakibatkan dua rumah yaitu milik Ruslan dan warung bakso merem habis terbakar dan dua lainnya rusak berat, yaitu milik Abil dan toko pupuk Irul, kerugian diperkirakan ratusan juta rupiah.
"Tadi kami belum tahu persis asal api, namun api sudah terlihat membesar dan kami berusaha menghalangi api menjalar ke rumah orang tua kami," kata salah satu warga Kelurahan Tunas Harapan, Ebi (45) saat ditemui dilokasi.
Meskipun belum diketahui pasti asal api, namun menurut Ebi berdasarkan keterangan sejumlah warga, api berasal dari bagian bawah rumah milik Ruslan, dimana dibagian bawah rumah tersebut terdapat bengkel sepeda motor.
Api sangat cepat membakar rumah Ruslan dan Bakso Merem karena selain rumahnya yang berdempetan, rumah ruslan yang dua lantai terbuat dari kayu membuat api lebih cepat membesar.
Sebelum mobil pemadam kebakaran sampai dilokasi warga bergotong royong memadamkan api dengan alat seadanya.
Api akhirnya berhasil dipadamkan setelah petugas bersama warga berjibaku memadamkan api selama dua jam. “Alhamdulillah dipastikan semua keluarga korban selamat,” tutup Ebi.









