BENGKULU, ewarta.co - Meski menjadi Bank Daerah Provinsi Bengkulu. Namun, Aktivitas pelayanan di Bank Bengkulu saat ini masih terus menjadi keluhan masyarakat Bengkulu khususnya ASN Pemprov.
Seperi terjadi pada Jumat (20/10/2023) pagi kemarin. Salah satu ASN Pemda Provinsi Bengkulu Bunga (39) (Nama Samaran) mengeluhkan pelayanan Bank Bengkulu yang di nilai masih penuh catatan minus terhadap nasabah dalam upaya melakukan transaksi keuangan.
Pemaparan Bunga, dirinya pada saat itu sekitar pukul 08.30 mendatangi kantor Bank Bengkulu yang berlokasi di Jl Basuki Rahmat Kota Bengkulu dengan maksud tujuan ingin memperbaiki kartu ATM milikinya yang sudah expired.
Namun, pada saat menemui pegawai Bank Bengkulu (Conter Servis) dan ingin memperbaiki kartu ATM yang dimiliki, Counter Servis tersbut mengatakan bahwa Kartu ATM Bank Bengkulu di Kantor Cabang sudah habis sejak beberapa bulan lalu.
Selain berkata kartu ATM sudah habis di kantoŕ cabang Basuki Rahmat, Counter Service tersebut mengarahkan Bunga agar ke Kantor Unit Bank Bengkulu Rawa Makmur atau Pintu Batu yang di mana dikantor tersebut memiliki ketersediaan logistik Kartu ATM.
Tanpa basa-basi, arahan yang disampaikan dari Counter Servis Bank Bèngkulu Basuki Rahmat tersebut langsung dijalani oleh Bunga dengan menuju kantor unit Bank Bengkulu yang berlokasi di Pintu Batu.
Sesampai di Lokasi, Bunga yang ingin bermaksud membuat kartu ATM tampak kecewa dikarenakan Pegawai Bank Bengkulu Unit Pintu Batu berkata pembuàtan ATM tidak bisa dilakukan dikarenakan jaringan sedang gangguan.
"Jadi tadi ayuk (saya) coba ke BANK pagi pagi jam setengah 9 habis Apel dengan maksud tujuan mau ganti kartu ATM karena mau aktifkan banking di cabang di simpang lima basuki rahmat. Kata pegawai basuki rahmat "maaf bu kartu kami tidak tersedia lagi kosong yang ada di pintu batu rawa makmur dan Bentiring" itu pernyataan mereka. Terus saya ngomong oke kartunya bermasalah saya pergi ke Bank Unit Pintu Batu, pergi saya kesitu jaringan lagi rusak kata pegawai Bank Bengkulu PIntu Batu," sesal bunga.
Lebih jauh, Bunga juga mempertanyakan kosongnya Kartu ATM dicabang Basuki Rahmat Kota Bengkulu dinilai tidak sebanding dengan ketersediaan logistik kartu ATM yang adà di unit.
"Maksud saya kok di unit ada di cabang gak ada ada. Harusnya kalu di cabang gak ada di unit juga gak ada. Ketika di unit gak ada kita diarahkam ke kantor cabang," tambah Bunga.









