SELUMA, eWarta.co -- Saat malam hari alun-alun ibu kota Tais Kabupaten Seluma diramaikan oleh penjual dan pembeli Durian. Selain dampak positif yang di dapat penjual, namun dari sisi lain dampak negatif juga timbul dari hal tersebut. Tanpa dibersihkan Pinggiran Alun-alun dipenuhi kulit durian yang tidak bersihkan sebelum pulang oleh penjual.
Untuk itu Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Seluma kembali melakukan pengawasan terhadap pedagang yang berjualan di kawasan alun-alun Kota Tais. Pedagang, pembeli dan termasuk juga yang hanya nongkrong di alun-alun untuk menjaga kebersihan lingkungan agar tetap bersih.
Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum (KKU) Satpol PP Heri Juliadi menyampaikan, agar pedang dan pengunjung Alun-Alun Kota Tais dapat bersama-sama menjaga kebersihan serta menjaga semua pasilitas yang sudah dibangun.
"Kami berharap pedang dan pengunjung untuk tetap menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan. Karena ini bukan hanya tugas Satpol PP dan LH melainkan ini tugas kita bersama," Sampainya, Senin (30/12/2024)
Bukan hanya itu, dirinya berharap kepada Dinas Lingkungan Hidup (LH) untuk menempatkan atau membangun tempat sampah di sekitaran Alun-Alun Kota Tais. Karena pada dasarnya Alun-Alun ini pusat ibu Kota Tais yang saat setiap sore hingga malam ramai dengan pengunjung dan pedangang.
"Karena ini pusat kota, diharapkan dinas LH dapatkan menempatkan atau membangun tempat sampah di sekitar alun-alun. Karena masyarakat juga sudah meminta untuk disediakan tempat sampah,"tutupnya. (Rns)









