KOTA TEGAL, eWarta.co – Setelah sebulan penuh berjibaku membangun, Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun Anggaran 2025 di Kota Tegal resmi ditutup dengan gemuruh semangat gotong royong. Program ini kembali menjadi bukti nyata komitmen teguh TNI AD untuk hadir sebagai solusi atas kesulitan rakyat, bukan hanya sekadar janji.
Komitmen tersebut ditegaskan kembali oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. Dalam amanatnya yang dibacakan oleh Kepala Staf Komando Distrik Militer (Kasdim) 0712/Tegal Mayor Inf. Nurohmat, S.Ag., pada upacara penutupan di Kantor Kecamatan Tegal Barat, Kamis (6/11/2025).
"Semangat kebersamaan yang telah terbangun selama pelaksanaan TMMD harus terus dijaga dan dikembangkan. Hasil pembangunan ini adalah milik kita bersama, manfaatkan dan pelihara untuk jangka panjang," pesan Kasad.
Selama periode 8 Oktober hingga 6 November 2025, TMMD Sengkuyung IV di Kota Tegal berhasil menyelesaikan target utama yang sangat dinantikan masyarakat: pembangunan saluran air di Jalan Asemtiga, Kelurahan Kraton, Kecamatan Tegal Barat.
Pembangunan crossing dan box culvert sepanjang 6,5 meter untuk kelancaran aliran.
Pembangunan masif ini langsung dirasakan dampaknya oleh warga di lima Rukun Tetangga (RT), yaitu RT 1, RT 2, RT 4, RT 5, dan RT 6 di RW 3.
Proyek monumental ini didukung oleh total anggaran mencapai Rp318.895.750,-. Dana tersebut merupakan kolaborasi sinergis antara APBD Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp210.000.000,- dan APBD Kota Tegal sebesar Rp108.895.750,-.
Momen puncak acara penutupan adalah penandatanganan berita acara hasil pekerjaan TMMD oleh Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono bersama Kasdim 0712/Tegal Mayor Inf. Nurohmat, S.Ag.
Disaksikan jajaran Forkopimda dan Wakil Wali Kota Tegal, berita acara tersebut secara simbolis diserahkan dari pihak TNI kepada Pemerintah Kota, menandakan proyek telah tuntas dan siap dikelola Pemda.
Penutupan TMMD Sengkuyung Tahap IV 2025 secara resmi ditandai dengan pemukulan kentongan oleh Wali Kota Tegal bersama Forkopimda. Sebuah simbol kebersamaan dan semangat gotong royong yang akan terus berdetak antara TNI dan masyarakat. (Wah/hms)









