eWarta.co -- Untuk kamu yang sering menggunakan aplikasi DANA dalam melakukan transaksi, perlu mengetahui cara mengatasi DANA pending saat transfer. Karena pasti kadang kala kamu akan mengalami gangguan ketika sedang bertransaksi menggunakan DANA.
Untuk beberapa orang terutama generasi milenial pasti tidak asing lagi dengan aplikasi dompet digital DANA yang sering digunakan untuk melakukan berbagai maca transaksi yang disediakan oleh aplikasi.
Tidak hanya digunakan untuk melakukan pembayaran atau melakukan top up, aplikasi DANA juga dapat melakukan transfer ke seluruh bank yang ada di Indonesia.
Cara Mengatasi DANA Pending Saat Transfer
Ketika kamu melakukan transfer bank atau top up menggunakan aplikasi DANA, maka normalnya saldo akan langsung terkirim ke nomor tujuan hanya dalam beberapa detik saja, karena DANA menggunakan fitur realtime dalam setiap transaksinya.
Namun ada kalanya saldo DANA yang sudah terkirim masuk dalam status menunggu atau pending, tentunya hal ini membuatmu bingung dan panik,terlebih transaksi tersebut sifatnya penting. Memang hal ini sangat jarang terjadi, namun kamu perlu mengetahui cara mengatasi DANA pending saat transfer.
Pending adalah suatu kondisi dimana saldo tidak masuk ke penerima saat melakukan transfer atau tidak masuk ke akun/rekening sendiri saat top up dan tarik saldo DANA.
Ketika kamu mengalami hal tersebut jangan takut kamu akan kehilangan saldo kamu karena DANA memiliki keamanan yang sangat baik untuk menjaga saldo para penggunanya.
Dalam kondisi pending, saldo DANA akan tertahan otomatis sampai proses transaksi selesai. Saldo DANA pending artinya DANA tidak masuk sampai ke penerima dan akan dikembalikan (refund) ke akun pengirim. Berikut ini adalah cara mengatasi DANA pending saat transfer:
* Pastikan Koneksi Internet Normal
Cara mengatasi DANA pending saat transfer yang pertama adalah adalah pastikan koneksi internet kamu berjalan dengan normal dan sedang tidak dalam gangguan. Karena koneksi internet adalah salah satu penunjang keberhasilan kamu melakukan transfer menggunakan aplikasi DANA.
* Tunggu Sampai Saldo Masuk
Jika tidak terdapat masalah pada koneksi atau server namun status transfer DANA tetap mengalami pending, maka cara mengatasi DANA pending saat transfer berikutnya adalah kamu hanya perlu menunggu hingga transfer sukses dan saldo DANA masuk ke penerima.
* Cek Kembali Bukti Transfer
Apapun kegiatan transaksi yang melibatkan DANA, maka kamu harus menyimpan buktinya sebagai dokumen penguat ketika hendak melakukan komplain. Maka dari itu cek bukti transfer guna melihat kembali nomor tujuan Top Up DANA.
Penyebab Saldo DANA Pending Saat Transfer
Selain membahas tentang cara mengatasi DANA pending saat transfer, kali ini Mocipay juga akan membahas tentang penyebab DANA pending saat transfer. Berikut ini adalah beberapa penyebab DANA pending saat transfer:
1. Adanya Transaksi Tidak Wajar
DANA melarang segala aktivitas berupa transaksi tidak wajar karena melanggar syarat dan ketentuan penggunaan aplikasi DANA. Sebaiknya saat melakukan transaksi masih pada hal yang wajar, seperti pengiriman transfer maksimal Rp3 juta dalam sekali pengiriman.
Tidak disarankan langsung mengirimkan dengan nominal besar. Karena jika mengirimkan jumlah transfer nominal besar secara banyak akan menjadi kecurigaan pada sistem DANA. Hal ini menyebabkan transaksi menjadi pending, bahkan jika terbukti melanggar peraturan akun DANA dibekukan sementara untuk investigasi lebih lanjut.
2. Akun DANA Dinonaktifkan
Pending saat melakukan pengiriman saldo ke pengguna lainnya bisa disebabkan karena akun DANA sedang dinonaktifkan. Dana dibekukan DANA memberikan sanksi kepada pengguna yang melanggar peraturan secara cepat. Anda bisa cek terlebih dahulu apakah akun pengguna yang ingin ditransfer masih aktif atau tidak.
3. Bank Penerima Sedang Error
Tidak bisa melakukan transfer saldo Dana ke bank yang dituju disebabkan karena bank penerima sedang error sehingga menyebabkan transfer dari DANA tidak masuk. Hal ini terjadi karena pihak bank melakukan penutupan layanan sementara untuk memperbaiki sistem yang sedang bermasalah agar bisa kembali berjalan dengan baik.
4. Adanya Maintenance Server
Pemeliharaan server (maintenance) kerap kali dilakukan oleh DANA untuk menjamin layanannya selalu optimal, aman dan nyaman. Pada hari tertentu sesuai jadwal, DANA melakukan maintenance yang mengakibatkan layanan terhenti sementara. Hal Ini juga dapat menjadi penyebab melakukan transfer saldo menjadi pending.
5. Jaringan Tidak Stabil
DANA pending adalah karena jaringan yang digunakan tidak stabil (Connection error). Pada dasarnya penggunaan transaksi secara online seharusnya menggunakan jaringan yang stabil. Koneksi internet yang buruk ketika transfer saldo dapat menyebabkan saldo tertahan sementara sampai koneksi pengirim atau penerima saldo kembali lancar.
Demikianlah informasi mengenai cara mengatasi DANA pending transfer sekaligus apa saja penyebabnya yang bisa Anda simak, semoga bermanfaat.









