Kabar Wafatnya Satu Dokter Berstatus PDP Covid-19 di Bengkulu, Di Bantah Pihak Keluarga: Itu Tidak Benar

Ucapan duka dari pengurus IDI Bengkulu atas wafatnya dr. Prijambodo Miloredjo, Sp. P.
Create: Thu, 16/04/2020 - 20:39
Author: Redaksi
Tags

 

BENGKULU, eWARTA.co - Beredar kabar bahwa ada satu orang dokter di Bengkulu meninggal dunia berstatus sebagai PDP Covid-19, hal ini dibantah oleh salah satu dokter yang tergabung dalam Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Bengkulu.

"Saya rasa info nya tidak tepat," jawabnya singkat dr Ismir Fahri saat dikonfirmasi, Ia juga merupakan salah satu anggota IDI Cabang Bengkulu yang juga menjabat sebagai Wakil Direktur (Wadir) RSUD M Yunus Bengkulu, Kamis (16/4) malam.

Dalam pemberitaan di beberapa media menyebutkan, dokter yang dimaksud adalah dr Prijambodo Miloredjo, Sp.P yang dikabarkan meninggal dunia lantaran berstatus Covid-19.

Menurut dr Ismir yang juga sebagai rekan kerjanya, almarhum meninggal dunia disebabkan karena penyakit tua yang dideritanya dan kemudian meninggal di Jakarta.

Beliau juga menyampaikan bahwa Almarhum dr Prijambodo ini merupakan pensiunan dokter di RSUD M Yunus Bengkulu yang telah lama tidak lagi berpraktek di Bengkulu, namun telah menetap di Jakarta.

Selain itu, menurut informasi yang diterima dr Ismir dari pihak keluarga, Almarhum meninggal bukan karena Covid-19.

"Kalau yang di maksud dr Priambodo, beliau dokter pensiunan RSMY spesialis Paru. Meninggal karena sakit tua di Jakarta. Info keluarga bukan covid," tambahnya. (Nadya)