BENGKULU, eWarta.co – Basarnas Bengkulu mengerahkan tim SAR untuk mencari 11 kru KM Prima Sentosa yang belum diketahui keberadaannya setelah kapal kargo tersebut terbakar di perairan Bengkulu, Jumat (16/10/2026) malam.
Dari perkiraan 24 orang yang berada di kapal, sebanyak 13 kru berhasil menyelamatkan diri dan dievakuasi oleh kapal lain yang melintas di sekitar lokasi kejadian.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bengkulu melalui laporan awal menyebutkan, informasi kebakaran diterima dari Bayu, agen KM Prima Sentosa, pada pukul 20.00 WIB. Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 19.00 WIB di bagian kamar mesin kapal.
KM Prima Sentosa diketahui sedang berlayar dari Muara Jawa menuju Nagan Raya saat insiden terjadi. Sebanyak 13 kru menyelamatkan diri menggunakan rakit penolong atau liferaft sebelum akhirnya ditolong kapal Seroja 20 yang melintas di sekitar lokasi.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim rescue KN SAR 213 Bengkulu bersama personel Kantor Pencarian dan Pertolongan Bengkulu bergerak menuju lokasi pada pukul 20.15 WIB. Tim menggunakan KN SAR 213 Bengkulu untuk melakukan pencarian terhadap 11 kru yang masih belum ditemukan.
Lokasi kejadian berada pada koordinat 3°43'29.40" LS dan 101°50'18.00" BT, atau sekitar 29,92 mil laut dari posisi KN SAR 213 Bengkulu di Dermaga Pulau Baai. Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur, termasuk Lanal Bengkulu, Polair Bengkulu, Pelindo, potensi SAR lainnya, serta nelayan Pulau Baai.
Sejumlah armada yang dikerahkan dalam operasi tersebut meliputi KN SAR 213 Bengkulu, Rigid Buoyancy Boat (RBB), dan kapal milik Pelindo. Seluruh unsur terkait berkoordinasi untuk mendukung pencarian dan pertolongan terhadap kru yang belum ditemukan.
Hingga laporan awal diterima, sebanyak 13 kru dipastikan selamat, sedangkan 11 lainnya masih dalam pencarian. Basarnas Bengkulu menyatakan informasi mengenai identitas para kru akan disampaikan setelah data terverifikasi, sementara operasi SAR terus dilakukan untuk menemukan mereka yang belum diketahui keberadaannya.










