BLITAR,eWARTA.co -- Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar dalam adaptasi kebiasaan baru tetap dilakukan sebagai upaya percepatan pencegahan stunting, peningkatan kesehatan ibu dan anak, penyuluhan, dan penyebarluasan informasi kesehatan, serta surveilans kesehatan berbasis masyarakat rangka pencegahan dan pengendalian Covid-19.
Drg Desi Nur Ariana kepala Puskesmas Sutojayan menjelaskan, khusus di bukanya posyandu supaya terlaksananya pelayanan gizi dan upaya kesehatan di Posyandu sebagaimana dimaksud dalam keadaan pandemi dilaksanakan dengan ketentuan adalah Posyandu yang berada di daerah PPKM di zona hijau, dapat mengundang seluruh balitanya tetapi dengan cara digilir waktunya. Satu hari bisa dibagi menjadi tiga gelombang," kata Desi, Kamis (19/8/2021)
Untuk zona kuning lanjut Desi, biasanya dikumpulkan yang hanya waktunya vaksin dan waktunya deteksi dini tumbuh kembang (DDTK), itupun juga bertahap dengan bekerjasama kader dan PKK untuk mengundangnya.
"Untuk zona merah sama sekali tidak dibuka untuk posyandu, sedangkan untuk zona orange hanya imunisasi saja.'jelasnya.
Lanjut Desi, Kepala Puskesmas Sutojayan pihaknya selalu melakukan pendampingan Posyandu di wilayahnya untuk memastikan bahwa pelaksanaan upaya kesehatan di posyandu dalam masa adaptasi kebiasaan baru.
"Pada masa adaptasi kebiasaan baru, setiap kegiatan yang dilakukan dengan mengumpulkan masyarakat harus dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan yang berlaku.
Oleh karena itu, kegiatan pelaksanaannya harus mengikuti Panduan Operasional Posyandu di Masa Wabah Covid-19 untuk menjadi acuan para pemangku kepentingan untuk penerapan masyarakat produktif dan aman dari penularan Covid-19,"pungkasnya (adv/kmf/Bas).









