Bengkulu - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu, Ihsan Fajri, mengeluarkan pernyataan tegas mengecam agresi militer yang dilakukan oleh negara Israel di Palestina. Pernyataan ini disampaikan sebagai bentuk solidaritas dan keprihatinan terhadap situasi konflik yang terus memburuk.
Ihsan Fajri menilai agresi militer yang terjadi di Palestina merugikan kemanusiaan dan melanggar hak asasi manusia. "Kami dengan tegas mengutuk serangan militer Israel di Palestina yang telah mengakibatkan penderitaan dan kehilangan nyawa manusia yang tak berdosa," ujar Ihsan Fajri dalam konferensi pers di Gedung DPRD Provinsi Bengkulu.
Beliau menekankan pentingnya perdamaian dan solusi diplomatis dalam menyelesaikan konflik di Timur Tengah. "Kami mendukung upaya-upaya perdamaian dan menyerukan agar komunitas internasional berperan aktif dalam menekan agar kekerasan segera dihentikan dan dialog diutamakan," tambahnya.

Ihsan Fajri juga meminta pemerintah Indonesia untuk terus memperjuangkan perdamaian di forum internasional dan mendukung upaya kemanusiaan di Palestina. "Sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat, kita memiliki tanggung jawab moral untuk mendukung perdamaian dan menolak segala bentuk kekerasan," ungkapnya.
Dalam penutup pernyataannya, Ihsan Fajri berharap agar dunia dapat menyaksikan berakhirnya konflik di Palestina dan masyarakat internasional bersatu dalam mewujudkan perdamaian yang adil dan berkelanjutan. (Adv/red)









