BENGKULU,eWARTA.co -- Seorang pemuda berinisial WF (20) warga Sawah Lebar Baru Kecamatan Ratu Agung Kota Bengkulu harus merasakan amukan massa karena kedapatan akan mencuri satu unit HP milik korban bernama Efran (17) warga Sawah Lebar Baru Kecamatan Ratu Agung Kota Bengkulu.
Kapolres Bengkulu Polda Bengkulu AKBP Pahala Simanjuntak, S.Ik., melalui Kasubbag Humas AKP Sugiarto mengungkapkan, tersangka WF saat ini telah diamankan di Mapolsek Ratu Agung Polres Bengkulu setelah berhasil diselamatkan dari amukan massa dan dibawa ke rumah ketua RT 23 sawah Lebar Kota Bengkulu.
"Jadi tersangka ini dua orang yakni WF dan IP, peran tersangka yang berhasil diamankan ini menunggu di motor sedangkan tersangka IP yang masuk ke dalam rumah korban,” ungkap Kasubbag Humas Polres Bengkulu.
Dijelaskan oleh Kasubbag Humas, tersangka dan rekannya menjalankan aksinya pada hari Rabu tanggal 05 Mei 2021 sekira pukul 03.30 Wib, dengan modus masuk ke dalam rumah korban yang tidak terkunci. Setelah masuk tersangka IP melihat korban tengah tertidur pulas sambil memegang hp di dadanya.
”Jadi pada saat tersangka IP mengambil hp, korban bangun dan memegang tangan tersangka, setelah terbangun korban langsung berteriak sehingga warga keluar semua," jelas Kasubbag Humas.
Dikatakan oleh Kasubbag Humas, melihat korbannya terbangun tersangka IP langsung menjatuhkan HP milik korban dan berlari menuju motor yang telah dikendarai oleh tersangka WF.
”Jadi pas keduanya kabur, rupanya jalan yang dilalui buntu, tersangka IP langsung turun dari motor dan berlari sedangkan tersangka WF langsung diamankan warga,” kata Kasubbag Humas.
Ditambahkan oleh Kasubbag Humas setelah berhasil diamankan warga tersangka langsung menjadi bulan – bulanan massa yang sudah kadung emosi sehingga langsung dibawa ke rumah ketua RT untuk diselamatkan hingga akhirnya dijemput oleh Team Opsnal Polsek Ratu Agung Polres Bengkulu.
”Dari tangan tersangka kami berhasil menyita barang bukti satu unit HP Xiomi redmi 4 X warna gold, satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam tanpa menggunakan no pol dan untuk satu tersangka lainnya masih kami lakukan pengejaran,” pungkas Kasubbag Humas. (ril)









