Nurhadi, Anggota DPR RI Komisi IX Gelar Vaksinasi Covid19 di Blitar

 

BLITAR, eWARTA.co - Dalam rangka percepatan penanggulangan penyebaran Covis-19 dan Pencapaian Vaksinasi, Pelaksanaan vaksinasi gratis di desa Ngeni Kecamatan Wonotirto Kabupaten Blitar bekerja sama dengan Komisi IX DPR RI Nurhadi, S. Pd.

Pelaksanaan vaksinasi covid-19 bertempat di Balai Desa Ngeni diselenggaralan pada Minggu (12/06/2022).

Vaksinasi gratis di Desa Ngeni ini bekerja sama dengan Nurhadi S.pd.DPR RI Komisi IX dan Kementrian Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar.

Anggota DPR RI Komisi IX, Nurhadi saat di wawancarai jurnalis eWarta.co menyampaikan, target kita minimal 1000 peserta vaksin tetapi dari Dinas Kesehatan melalui Puskesmas disediakan lebih, apabila yang datang lebih dari 1000 peserta.

Vaksin terus digencarkan sebagaimana diketahui di desa lain Berarti apa sebenarnya Pandemi ini belum selesai, tapi Alhamdulillah di Indonesia, Pandemi sudah berangsur-angsur reda.

Salah satu faktor pemicu yang menurunkan Pandemi ini adalah karena vaksinasi, maka ketika warga Indonesia Insya Allah sudah di atas 90 persen yang melakukan vaksinasi hingga tahap tiga (Boster), Insya Allah bilamana ada varian-varian covid-19 baru yang muncul tidak begitu mempengaruhi kesehatan masyarakat.

Lebih lanjut Politisi dari Partai NasDem itu mengatakan, bahwa bentuk kerjasama ini selain kita mengadakan vaksinasi kita juga sosialisasi di desa-desa yang lain, bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia juga Dinas Kesehatan dan Puskesmas kita tidak bosan-bosannya menyerukan kepada masyarakat untuk selalu taat protokol kesehatan sesuai pesan dari pemerintah.

"Walaupun sudah diperbolehkan untuk di area terbuka bisa membuka masker tetapi diruangan yang masih berinteraksi dengan orang banyak kita masih diwajibkan menggunakan masker,"jelas Nurhadi.

Sasaran vaksinasi 1000 dosis. Untuk mengurangi kerumunan pelaksanaan vaksinasi ini dibagi menjadi 6 sesi. Vaksinasi dilakukan untuk dosis 1 maupun dosis 2, harapan agar tidak terjadi kerumunan karena kuota vaksinasi sebanyak 1000.

Masyarakat bebas memilih jenis vaksinnya bisa dosis 1 maupun 2 dan 3. Antusias masyarakat, pemberian doorprise dijadikan penarik sasaran vaksinasi, berupa Kambing, Setrika, Kipas angin, Sepeda dan masih banyak lagi. (Bas)