Operasi SAR Hari Ketiga: Wisatawan Asal Cianjur yang Hilang di Pantai Papuma Belum Ditemukan

Create: Tue, 31/03/2026 - 06:22
Author: Redaksi

 

JEMBER, eWarta.co – Tim SAR gabungan masih terus mengupayakan pencarian terhadap Muhammad Seva Yusuf (22), warga Cianjur, Jawa Barat, yang dilaporkan hilang terseret ombak di Pantai Pasir Putih Malikan (Papuma), Kecamatan Wuluhan, Jember. Hingga memasuki hari ketiga pencarian pada Senin (30/3/2026), keberadaan korban masih belum membuahkan hasil.

​Korban sebelumnya dilaporkan hilang pada Sabtu (28/3) sekitar pukul 06.45 WIB. Kejadian bermula saat korban bersama dua rekannya sedang berswafoto di area tebing bawah Siti Hinggil. Lokasi tersebut merupakan zona terlarang bagi pengunjung karena ombaknya yang ganas.

​Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo, menjelaskan bahwa tim gabungan telah mengerahkan berbagai sumber daya untuk menyisir area kejadian.

​"Pencarian hari ketiga ini melibatkan tiga Search and Rescue Unit (SRU). Fokus kami adalah penyisiran laut menggunakan perahu karet hingga radius ±4 km dari lokasi kejadian," ujar Edy, dikutip dari ewarta.co.

​Selain jalur laut, tim juga melakukan langkah-langkah berikut:

​Penyisiran Darat: Menyisir sepanjang garis Pantai Papuma hingga Pantai Watu Ulo, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu.

​Pemantauan Udara: Menggunakan drone untuk memantau area yang sulit dijangkau secara visual dari darat maupun laut.

​"Namun, hingga operasi dihentikan sementara pada pukul 17.00 WIB, korban belum berhasil ditemukan. Kendala utama kami di lapangan adalah tingginya gelombang laut," tambahnya.

​Insiden maut ini menambah daftar kecelakaan laut di wilayah Jember setelah sebelumnya kejadian serupa terjadi di Pantai Paseban. Menurut Kapolsek Wuluhan, Iptu Handoko DS, korban Muhammad Seva Yusuf diduga tersapu ombak besar saat berada di bibir pantai.

​"Korban tersapu ombak saat berswafoto bersama dua temannya di zona batas pengunjung. Beruntung, kedua temannya berhasil diselamatkan oleh nelayan sekitar dan tim SAR yang berada di lokasi," jelas Iptu Handoko.

​Operasi pencarian akan dilanjutkan kembali pada Selasa (31/3/2026) pagi, dengan posko utama dipusatkan di Kantor Pengelola Pantai Papuma.

​Pihak BPBD Jember kembali menegaskan agar masyarakat dan wisatawan selalu waspada. Pengunjung diminta untuk mematuhi rambu-rambu keselamatan, tidak berenang tanpa pengawasan petugas, serta dilarang keras memasuki zona berbahaya terutama di area tebing dan bibir pantai yang berhadapan langsung dengan ombak besar.

​Penulis: Hafit

Foto: BPBD Jember (Proses Pencarian Korban)