Pembagian BLT di Bengkulu Diwarnai Baku Hantam

Pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa di Kecamatan Ilir Talo diwarnai baku hantam antara perangkat desa dengan warga.
Pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa di Kecamatan Ilir Talo diwarnai baku hantam antara perangkat desa dengan warga.
Create: Fri, 06/26/2020 - 21:41
Author: Redaksi

 

BENGKULU, eWARTA.co -- Pembagian bantuan langsung tunai BLT Dana Desa di Kecamatan Ilir Talo Desa Talang Panjang, nyaris memakan korban, pasalnya Saat pembagian BLT tersebut sempat di warnai baku hantam antara masyarakat dengan pemerintahan Desa setempat.

Sebelumnya salah satu masyarakat Desa Talang Panjang Agus Tandi (45) melakukan aksi protes karena dirinya tidak mendapatkan BLT Dana Desa, aksi protes tersebut berujung adu jotos antara Agus Tandi (45) dengan pemerintahan Desa yang mengakibatkan dirinya mengalami luka di bagian bibir atas, bahkan sempat ada yang mengeluarkan senjata tajam, namun beruntung saja kejadian ini cepat diselesaikan oleh Polsek Talo dibantu anggota Koramil Talo.

Akinatnya Pembagian BLT DD Desa Talang Panjang di tunda dahulu guna meredam kondisi yang sempat memanas.

"Untuk pembagian BLT DD kita tunda dahulu. Ini demi kebaikan bersama, Nanti akan kita lakukan verifikasi ulang," sampai Camat Ilir Talo Nopetri Elmanto, kepada wartawan Jumat (26/06/20).

Pihaknya meminta, agar permasalahan ini tidak berlarut dan berkepanjangan, agar tidak menjadi polemik yang besar di tengah masarakat, dan harus segera di selesaikan sehingga seluruh masyarakat Desa Talang Panjang, dapat melaksanakan kehidupan bermasyarakat seperti biasanya.

"Saya rasa persoalan seperti ini biasa terjadi, tapi kita semua jangan lupa bahwa kita bersaudara, sehingga hal ini tidak harus berlarut-larut, dan harus segera di selesaikan," tambahnya.

Sementara itu persoalan ini langsung ditangani oleh pihak kepolisian dalam hal ini Polsek Talo, antara korban pemukulan dan perangkat desa, telah dibawa ke Polsek Talo, guna untuk dilakukan mediasi antara kedua belah pihak.

"Kita akan lakukan mediasi antara kedua belah pihak, untuk masyarakat jangan khawatir, ini akan segera di selesai secara damai," lanjutnya.

Pasca kejadian ini, IPTU Sodri meminta kepada masyarakat, khususnya masyarakat Desa Talang Panjang agar tidak terprovokasi yang bisa merugikan kita bersama.

"Intinya masyarakat harus tetap tenang dan jangan gampang terpengaruh ajakan orang yang tidak bertangung jawab, nanti akan dicarikan solusi terbaik dan bisa dilakukan verifikasi ulang terkait penerima bantuan tersebut," tutupnya (Nor)

Obb