Pembagian BLT Diwarnai Adu Jotos, Ini Penjelasan Kades di Bengkulu

Perangkat dan Warga Desa Talang Panjang Kecamatan Ilir Talo, Seluma provinsi Bengkulu.
Perangkat dan Warga Desa Talang Panjang Kecamatan Ilir Talo, Seluma provinsi Bengkulu.
Create: Sat, 06/27/2020 - 09:04
Author: Redaksi

 

Obb

BENGKULU,eWARTA.co - Kepala Desa Talang Panjang Kecamatan Ilir Talo, Seluma provinsi Bengkulu angkat bicara terkait kejadian ricuhnya Pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa yang di warnai aksi protes oleh warga yang menyebut dirinya tidak mendapatkan bantuan sosial tersebut.

Di sampaikan Naidi Abran Kepala Desa Talang Panjang, pihaknya sudah melakukan penyaluran BLT sesuai aturan yang mana 25 persen dari Dana Desa tersebut di salurkan untuk 100 Kepala Keluarga kurang mampu.

"ini merupakan cobaan yang harus saya terima, saya tidak mengatakan apa yang saya perbuat itu benar tapi sudah berusaha mengikuti aturan yang ada semua uang BLT dari 25 persen akan disalurkan kepada 100 Kepala Kekuarga," sampai sang Kades.

Jika masih ada beberapa orang, mereka yang menuntut adalah keluarga yang ekonominya memang sudah cukupmampu dan mapan jadi tidak mendapatkan bantuan, diduga karena ada oknum yang sengaja memprovokasi kejadiannya pun jadi memanas.

"Iya, atas nama pemerintah desa, kami meminta kepada warga desa Talang Panjang bisa menahan emosi dan tidak mudah terprovokasi," ujar Naidi Abran Kades Talang Panjang saat dikonfirmasi via seluler, (Jumat 26/06/20) malam.

Sebelumnya, pada Jumat pagi Pemerintah Desa Talang Panjang akan melaksanakan pembagian Bantuan Langsung Tunai, namun karena ada aksi protes salah seorang warga yang berujung saling pukul antara warga dan perangkat desa, pembagian bantuan sosial pun ditunda.

Bahkan, akibat kejadian tersebut salah seorang warga, Agus Tandi (45) mengalami luka di bagian bibir kanan atas.

Diketahui juga, saat kericuhan sempat ada warga yang mengacungkan senjata tajam namun beruntung cepat di amankan oleh pihak Kepolisian, TNI dan masyarakat sehingga aksi saling pukul tersebut pun dapat dilerai tidak sampai membesar.

Dilain sisi kasus pemukulan pun langsung di tangani pihak kepolisian, Polsek Talo Seluma provinsi Bengkulu. (Nor)