BENGKULU,eWARTA.co -- Pembebasan lahan jalur pembangunan jalan tol penghubung Provinsi Bengkulu hingga Sumatera Selatan memasuki tahap II. Pemerintah Provinsi Bengkulu memulai tahapan ganti rugi pembebasan lahan seksi II sejauh 28 kilometer di wilayah Taba Penanjung-Kepahiang.
“Pembebasan lahan seksi II segera dikerjakan mengingat pembangunan seksi I ruas Betungan-Taba Penanjung sepanjang 17,6 kilometer diperkirakan selesai pada Mei mendatang,” kata Koordinator legal dan Humas PT Hutama Karya Infrastruktur Chandra Irawan, Kamis (21/1/2021).
Irawan mengatakan, saat ini pihaknya tengah mengidentifikasi warga yang terkena dampak pembangunan jalan tol.
"Proses pengerjaan fisik seksi I saat ini sudah mencapai 70 persen meliputi perkerasan jalan menggunakan rigid pavement, dan pengerjaan enam jembatan yang telah selesai dari 29 jembatan yang direncanakan," katanya.
Adapun yang telah selesai tersambung, lanjut Irawan sudah 6,4 kilometer, hingga putus crossing di jalan nasional.
"Untuk ruas jalannya sendiri dari Kelurahan Betungan, Kota Bengkulu, ke Desa Jumat, Kabupaten Bengkulu Tengah. Untuk sisanya beberapa sudah ada yang dilakukan perkerasan," terangnya.
Pembangunan tol ini sendiri melalui III seksi, terhubung dari Kepahiang hingga Lubuk Linggau dengan total panjang 96 kilometer sebagai kooridor pendukung jalan tol trans-Sumatera yang ditargetkan mencapai 330 kilometer. (ril)









