Bengkulu Utara, eWarta.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Utara menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang InaBuyer B2B2G Expo 2026 yang digelar pada 5–7 Mei 2026 di Gedung SMESCO Indonesia. Pada kegiatan yang berlangsung Selasa (5/5/2026) tersebut, Pemkab Bengkulu Utara berhasil meraih penghargaan Inabuyer Award sebagai salah satu daerah dengan persentase transaksi belanja produk Usaha Mikro dan Kecil (UMK) terbesar pada Tahun Anggaran 2025.
Penghargaan ini diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkulu Utara, H. Fitriyansyah, S.STP., MM, yang hadir mewakili pemerintah daerah dalam forum berskala nasional tersebut.
Dalam keterangannya, Fitriyansyah menyampaikan bahwa capaian tersebut tidak terlepas dari komitmen kuat kepala daerah dalam mendorong kemajuan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai tulang punggung perekonomian daerah.
“Alhamdulillah, Bengkulu Utara meraih posisi pertama pada kategori persentase belanja UMKM terbesar dengan angka mencapai 94 persen. Penghargaan ini menunjukkan bahwa UMKM memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah. Kami terus melibatkan pelaku UMKM dalam berbagai program pemerintah agar dapat berkontribusi langsung terhadap pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha lokal. Menurutnya, sektor UMKM telah terbukti tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk dinamika ekonomi global yang terus berkembang.
Lebih lanjut, Fitriyansyah mengungkapkan bahwa nilai transaksi UMKM di Kabupaten Bengkulu Utara juga menunjukkan tren yang terus meningkat. Pada periode sebelumnya, nilai transaksi tercatat mencapai sekitar Rp60 miliar, dan ditargetkan meningkat hingga Rp80 miliar pada tahun mendatang.
“Kami optimistis ke depan transaksi UMKM akan terus meningkat. Harapannya, pelaku UMKM di Bengkulu Utara semakin berdaya saing dan mampu naik kelas,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara, lanjutnya, akan terus memperkuat berbagai program pembinaan dan pendampingan bagi pelaku UMKM. Selain itu, perluasan akses pasar juga menjadi fokus utama, termasuk melalui optimalisasi keterlibatan UMKM dalam sistem pengadaan barang dan jasa pemerintah.
Dengan capaian ini, Kabupaten Bengkulu Utara diharapkan semakin memperkokoh posisinya sebagai daerah yang konsisten dalam mendorong pertumbuhan UMKM serta memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian nasional.









