Pemkab Rejang Lebong Dukung Pelestarian Lingkungan, Dies Natalis Mapasta IAIN Curup ke-28 Resmi Dibuka

Create: Fri, 19/06/2026 - 16:32
Author: Admin 3

 

Rejang Lebong, eWarta.co – Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Rejang Lebong, Titin Verayensi, SKM, MKM, mewakili Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Rejang Lebong membuka rangkaian kegiatan Dies Natalis Mahasiswa Pecinta Alam Semesta (Mapasta) IAIN Curup ke-28 di Aula Harun Al Rasyid IAIN Curup, Jumat (19/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian generasi muda terhadap isu lingkungan dan konservasi alam.

Acara pembukaan dihadiri Wakil Rektor III IAIN Curup, Dr. Sagiman, M.Kom, Pembina Mapasta IAIN Curup, Rully Sumanda, SH, MH, CM, perwakilan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), M. Wahyudi, serta perwakilan Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Rejang Lebong, Hari Siswoyo. Selain itu, hadir pula perwakilan organisasi mahasiswa pecinta alam (Mapala) dan siswa pecinta alam (Sispala) dari berbagai perguruan tinggi di Provinsi Bengkulu dan Kota Lubuklinggau.

Dalam sambutannya, Titin Verayensi menyampaikan permohonan maaf dari Plt Bupati Rejang Lebong, Dr. H. Hendri Praja, SSTP, MSi, yang tidak dapat menghadiri kegiatan tersebut karena sedang menjalankan tugas kedinasan di Jakarta.

“Mohon maaf, Pak Bupati sebenarnya sangat ingin menghadiri Dies Natalis Mapasta ini. Namun, beliau masih memiliki agenda kegiatan di Jakarta sehingga meminta saya untuk mewakili beliau,” ujar Titin.

Titin menegaskan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong mendukung berbagai kegiatan yang dilaksanakan Mapasta maupun organisasi pecinta alam lainnya, terutama yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan dan pengembangan sumber daya manusia yang peduli terhadap alam.

“Pemkab siap bersinergi dan membuka ruang kerja sama dengan Mapasta dalam upaya pelestarian alam di Kabupaten Rejang Lebong,” katanya.

Sementara itu, Pembina Mapasta IAIN Curup, Rully Sumanda, menjelaskan bahwa selama 28 tahun berdiri, organisasi tersebut telah aktif dalam berbagai kegiatan kemanusiaan dan lingkungan. Aktivitas yang dilakukan meliputi pencarian dan pertolongan (SAR), kegiatan sosial, konservasi lingkungan, hingga olahraga petualangan.

Menurut Rully, keberadaan Mapasta juga sejalan dengan program prioritas Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong dalam mengembangkan sektor pariwisata berbasis alam. Sejumlah destinasi wisata seperti Gunung Kaba, Danau Mas Harun Bastari, hingga wisata arung jeram membutuhkan dukungan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan keselamatan dan penyelamatan.

“Mapasta telah berpartisipasi dalam mendukung keamanan pengunjung sekaligus membantu upaya penyelamatan di lokasi wisata. Selain itu, kami juga mendukung pengembangan olahraga paralayang. Berkat dukungan Pemkab Rejang Lebong, saat ini dua anggota Mapasta sedang mengikuti pelatihan paralayang di Bogor, Jawa Barat, untuk dipersiapkan menjadi pilot paralayang daerah,” jelas Rully.

Ketua Umum Mapasta IAIN Curup, Ariansyah, mengatakan Dies Natalis ke-28 tahun ini mengusung tema “Akar Asa, Ruang Diskusi hingga Jejak Lestari”. Tema tersebut mencerminkan perjalanan panjang organisasi dalam membangun kesadaran lingkungan di kalangan mahasiswa.

“Usia 28 tahun bukanlah waktu yang singkat. Dari akar asa yang ditanam para senior pendiri, Mapasta terus tumbuh menjadi wadah bagi mahasiswa yang peduli terhadap lingkungan. Berbagai kegiatan telah kami laksanakan, mulai dari pendidikan dan pelatihan, ekspedisi dan penjelajahan, konservasi lingkungan, hingga kegiatan SAR dan kemanusiaan,” ungkap Ariansyah.

Ketua Panitia Dies Natalis Mapasta ke-28, Ferdian Fransega, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan tahun ini berlangsung pada 19 hingga 22 Juni 2026. Sejumlah agenda yang disiapkan antara lain diskusi publik bertema deforestasi dan alih fungsi lahan, aksi bersih-bersih lingkungan, penanaman pohon, serta kegiatan Fun Canoe.

“Kegiatan Fun Canoe akan dilaksanakan di perairan Danau Bermani atau Danau Talang Kering, Desa Pahlawan, Kecamatan Curup Utara,” ujar Ferdian.

Melalui berbagai kegiatan tersebut, Mapasta IAIN Curup berharap dapat terus menumbuhkan kesadaran lingkungan, memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, serta memberikan kontribusi nyata dalam menjaga kelestarian alam dan mendukung pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Rejang Lebong.