Bengkulu, eWarta.co - Sebagai upaya pengendalian inflasi daerah, Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu menggelar pasar murah keliling yang digelar dari Selasa hingga Rabu (22-23/11) di 11 kelurahan di Kota Bengkulu.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bengkulu, Bujang HR mengatakan mobilitas pasar murah keliling ini dilakukan sebagai tindaklanjut dari program pengendalian inflasi daerah.
"Menyusul tingginya sejumlah harga bahan pokok, membuat pemerintah daerah perlu melakukan kegiatan yang dapat menekan inflasi, salah satunya dengan penyediaan pasar murah keliling," sampainya.
Penyediaan sembako serta barang lainnya, lanjut Kadisperindag relatif lebih murah dibandingkan dengan harga pada umumnya.
"Barang yang dijual di pasar murah ini mengalami pengurangan Rp 2 ribu sampai Rp 5 ribu. Seperti harga telur biasanya Rp 27 ribu menjadi Rp 24 ribu, kemudian minyak goreng dari Rp 14 ribu turun ke angka Rp Rp 12 ribu, dan beras premium normalnya Rp 12.000 di sini dijual Rp 8.500," paparnya.
Hal ini sekaligus menjangkau warga yang keberadaannya jauh dari pasaran dan memiliki keterbatasan daya beli sehingga pasar murah dilakukan di pinggiran pantai, jalan poros hingga gang-gang kecil.
"Di beberapa lokasi seperti Kelurahan Teluk Segara itu di pinggiran pantai, Kelurahan Kampung Melayu di pinggiran jalan poros dan kelurahan Teluk Segara di gang-gang kecil yang jauh dari pasar," terangnya.
Perharinya, Disperindag menggelar pasar murah keliling melalui 4 sampai 5 kecamatan. Selain itu pasar murah diselenggarakan sebagai bentuk upaya mendongkrak perekonomian pelaku usaha, mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sekaligus mendekatkan masyarakat dengan pemerintah.









