Pemkot Kotamobagu Siap Lelang Paket Pekerjaan Insfratruktur Rp8 Miliar, Fokus pada Peningkatan Jalan dan Penataan Ruang Publik

 

Kotamobagu, eWarta.co – Pemerintah Kota Kotamobagu memulai tahun 2026 dengan langkah cepat dan tegas untuk mempercepat pembangunan infrastruktur. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), sejumlah paket pekerjaan strategis dengan total anggaran Rp8 miliar siap dilelang, memastikan bahwa proyek-proyek penting dapat segera dimulai tanpa penundaan.

Langkah ini mencerminkan komitmen Pemkot Kotamobagu untuk memastikan pembangunan infrastruktur berjalan tepat waktu dan memberi dampak ekonomi nyata bagi masyarakat. Kepala Dinas PUPR Kotamobagu, Claudy Mokodongan, menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan membiarkan proyek strategis terhambat oleh persoalan administrasi atau lemahnya perencanaan.

Prioritas pada Sektor Transportasi Claudy Mokodongan mengungkapkan bahwa sektor transportasi menjadi prioritas utama di tahun 2026. Fokus utama Pemkot Kotamobagu adalah peningkatan kualitas jalan strategis dengan standar aspal hotmix yang lebih layak dan berdaya tahan tinggi. Ada empat paket pekerjaan jalan yang akan dilelang tahun ini, di antaranya Jalan Ampera, Jalan Ibolian, dan Jalan Zakaria Imban. Satu paket lainnya akan mencakup sejumlah titik jalan yang tersebar di wilayah kota, termasuk Jalan Cempaka, Lanjutan Pasar Poyowa Kecil, dan Jalan 45 di Kelurahan Motoboi Kecil.

“Dengan paket-paket pekerjaan ini, kami berharap dapat meningkatkan kualitas infrastruktur jalan dan mengurangi kemacetan serta kerusakan jalan. Selain itu, peningkatan jalan ini juga bertujuan untuk mendukung kelancaran transportasi yang akan memperlancar kegiatan ekonomi masyarakat,” kata Claudy saat ditemui di Kantor Wali Kota Kotamobagu.

Penataan Ruang Publik yang Lebih Fungsional Tak hanya sektor transportasi, Dinas PUPR juga memberikan perhatian serius pada penataan ruang publik yang berfungsi lebih produktif. Salah satu proyek yang sangat dinantikan masyarakat adalah rehabilitasi Taman Kota di Jalan Ahmad Yani. Taman ini akan mengalami perubahan konsep secara menyeluruh, di mana pemerintah berencana menjadikannya sebagai ruang interaksi publik dan pusat aktivitas ekonomi bagi pelaku UMKM.

“Taman Kota akan didesain agar lebih ramah bagi UMKM, seperti penjualan kopi dan kuliner. Harapannya, kawasan ini bisa menjadi pusat ekonomi baru yang juga menjadi tempat rekreasi masyarakat,” ujar Claudy.

Proyek Penataan Kawasan Lainnya Selain itu, penataan kawasan Gelora Ambang dan kelanjutan pembangunan Taman Paloko Kinalang juga masuk dalam daftar prioritas Pemkot Kotamobagu untuk lelang tahun 2026. Semua proyek ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup warga Kotamobagu, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui pemanfaatan ruang publik yang lebih optimal.

Persiapan Lelang Tanpa Celah Dinas PUPR Kotamobagu kini sedang menyelesaikan seluruh dokumen administrasi, spesifikasi teknis, dan detail perencanaan untuk memastikan bahwa semua paket pekerjaan siap dilelang sesuai dengan peraturan yang berlaku. Tim teknis Dinas PUPR berfokus pada kelancaran proses lelang yang harus dilakukan tanpa hambatan hukum maupun teknis.

“Target kami jelas: proses lelang harus berjalan lancar dan pembangunan segera bergerak. Manfaatnya harus cepat dirasakan masyarakat Kotamobagu. Kami ingin memastikan bahwa setiap proyek yang dilelang ini memberikan kontribusi positif bagi pembangunan kota dan kesejahteraan masyarakat,” tegas Claudy.

Pemkot Kotamobagu berharap, dengan langkah cepat ini, pembangunan infrastruktur dapat memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kualitas hidup warga Kotamobagu di tahun 2026.(RDM)