BENGKULU, eWarta.co – Pemerintah Provinsi Bengkulu memperkuat koordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota untuk menyusun arah pembangunan daerah tahun 2027. Pembahasan tersebut dilakukan dalam rapat koordinasi bersama seluruh kepala daerah se-Provinsi Bengkulu yang dipimpin Gubernur Bengkulu Helmi Hasan di Balai Raya Semarak, Selasa (18/8/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Pemprov Bengkulu menetapkan arah pembangunan 2027 dengan tema akselerasi pemerataan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Fokus pembangunan diarahkan pada penguatan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan daya saing daerah.
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan mengatakan, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota perlu memiliki langkah yang sejalan dalam menjalankan program pembangunan. Enam isu utama yang menjadi perhatian meliputi tata kelola pemerintahan, ketahanan pangan, ekonomi dan daya saing, infrastruktur dan konektivitas, lingkungan dan kebencanaan, serta pembangunan sumber daya manusia yang inklusif.
Dari enam isu tersebut, Pemprov Bengkulu menetapkan tujuh prioritas pembangunan pada 2027, yakni tata kelola pemerintahan yang bersih, harmoni lingkungan, percepatan infrastruktur, penguatan akses masyarakat madani, pengembangan ekonomi rakyat melalui hilirisasi, kemandirian pangan, dan pengembangan wisata hijau. Helmi menilai sinkronisasi program diperlukan agar kebijakan pemerintah pusat, provinsi, serta kabupaten/kota dapat berjalan saling mendukung.
“Program prioritas pemerintah pusat harus mendapat pengawalan dari pemerintah provinsi dan kabupaten/kota. Begitu juga program provinsi melalui APBD harus mendapat perhatian pemerintah kabupaten/kota, sementara usulan dari daerah juga harus didengar oleh pemerintah provinsi,” kata Helmi.
Rapat tersebut juga membahas program pemberdayaan masyarakat yang akan dilaksanakan di seluruh kabupaten/kota melalui Komite Bersama Sosial Bersatu (KBSB) Bengkulu. Programnya mencakup pembangunan sumur bor, rehabilitasi rumah tidak layak huni, perbaikan sekolah dan madrasah, pembangunan MCK dan jambanisasi, rehabilitasi rumah ibadah, hingga pemasangan pembangkit listrik mikrohidro di wilayah yang memiliki potensi sumber daya air.
Selain pembangunan 2027, Helmi menyampaikan capaian Bengkulu dalam pengendalian inflasi dan penurunan angka pengangguran yang mendapat apresiasi pemerintah pusat. Provinsi Bengkulu menerima bantuan Rp6 miliar untuk mendukung pelaksanaan Semarak Merah Putih yang akan digelar di 12 titik pada sembilan kabupaten/kota, dimulai dari Kabupaten Kaur pada Kamis (20/8/2026) dan berlangsung selama 10 hari, dengan agenda seni budaya, kegiatan UMKM, serta hiburan dari sejumlah artis nasional.










