BLITAR,eWARTA.co -- Rencana Pemulangan santri pondok pesantren di Kabupaten Blitar dilakukan secara bertahap atau bergelombang. Sebelum 7 Mei, pemulangan santri yang mudik ke kampung halaman masing - masing, diharapkan tuntas.
"Pemulangan dilakukan secara bergelombang," ujar Humas Kemenag Kabupaten Blitar Jamil Mashadi kepada wartawan, Kamis (29/04/2021)
Informasi yang dihimpun, ada 180 lebih ponpes di Kabupaten Blitar. Hingga saat ini para santri masih belajar di ponpes masing masing. Beberapa ponpes dengan alasan antisipasi penyebaran COVID-19, melarang santrinya melaksanakan sekolah formal di luar ponpes.
Jamil, mengatakan soal pemulangan santri, kemenag telah berkoordinasi dengan ponpes. Dalam berkoordinasi tersebut semua telah bersepakat. Bahwa pemulangan santri dilakukan secara bertahap dengan mengacu jadwal yang ditentukan.
"Ini untuk menghindari terjadinya klaster penularan COVID-19, nantinya saat tiba waktu pemulangan, protokol kesehatan selama proses diminta diterapkan secara ketat," kata Jamil
Dalam tekhnis pemulangan diharapkan tidak terjadi kerumunan, Proses penjemputan santri oleh keluarga, diminta dilakukan bergantian dan terjadwal. "Intinya dalam pelaksanaanya nanti protokol kesehatan harus dikedepankan," pungkas Jamil. (Bas)









