Penganiaya Anggota TNI di Rejang Lebong Terancam 15 Tahun Bui 

Persidangan daring yang digelar di PN Curup dengan agenda pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Kejari Rejang Lebong, Kamis (1/4/2021)

 

BENGKULU,eWARTA.co -- Terdakwa kasus penganiayaan anggota Yonif 144/JY di Curup Kabupaten Rejang Lebong, masing-masing diancam 15 tahun dan sembilan tahun penjara, sesuai peranannya.

Hal tersebut terungkap saat persidangan daring yang digelar di PN Curup dengan agenda pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Kejari Rejang Lebong, Kamis (1/4/2021)

JPU menuntut tiga terdakwa dalam satu berkas yakni Boby Wijaya, Randy Syaputra dan Redho Supianto melanggar pasal 338 junto pasal 55 KUHP dengan tuntutan masing-masing 15 tahun penjara.

Sedangkan berkas kedua atas nama terdakwa Muhammad Rahman Remura alias Roy disangkakan melanggar pasal 170 KUHP dengan tuntutan sembilan tahun penjara.

Kasus ini terjadi pada malam pergantian tahun 2020 dilapangan Setia Negar Curup. Para terdakwa melakukan pengeroyokan penyerangan menggunakan Sajam.

Atas kejadian tersebut, dua orang anggota TNI AD yaitu Prada Yofan Setiandi meninggal dan Pratu Agus Salim Harahap mengalami luka berat. Terungkap dalam persidangan para terdakwa dalam keadaan mabuk.

"Bahwa terdakwa dituntut dengan pasal yang berbeda Bobi dan kawan-kawan dituntut 15 tahun karena peranannya disangkakan sebagai eksekutor, sedangkan Rahman hanya 9 tahun penjara karena diduga hanya melakukan penganiayaan," tutup JPU Kejaksaan Rejang Lebong, Nurdianti. (DD)